Berita jambi

Isi Solar di SPBU Kawasan Jambi Selatan, 4 Mobil Travel Langsung Mogok

Ari mengaku, mesin kendaraannya bermasalah, tidak lama setelah mengisi BBM. "Setelah mengisi BBM, mesin langsung bermasalah dan sudah tidak normal,"

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi/Aryo Todang
Travel Agatha, melayangkan protes kepada pengelola SPBU di kawasan Jalan Soekarno Hatta, Jambi Selatan, Kota Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sopir perusahaan transportasi darat, Travel Agatha, melayangkan protes kepada pengelola SPBU di kawasan Jalan Soekarno Hatta, Jambi Selatan, Kota Jambi.

Para sopir ini protes, lantaran kendaraan mereka rusak, setelah mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar, pada Rabu (18/8/2021) pagi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ari, sopir dari Travel Agatha, yang memiliki trayek Jambi-Muara Bungo.

Ari mengaku, mesin kendaraannya bermasalah, tidak lama setelah mengisi BBM.

Travel Agatha, melayangkan protes kepada pengelola SPBU di kawasan Jalan Soekarno Hatta, Jambi Selatan, Kota Jambi.
Travel Agatha, melayangkan protes kepada pengelola SPBU di kawasan Jalan Soekarno Hatta, Jambi Selatan, Kota Jambi. (Tribunjambi/Aryo Todang)

"Setelah mengisi BBM, mesin langsung bermasalah dan sudah tidak normal," kata Ari, saat ditemui di loket travel tempatnya bekerja, Rabu (18/8/2021) malam.

Katanya, setelah mengisi BBM, mesin mobil langsung bermasalah, namun ia masih sempat berangkat dari SPBU tersebut.

Namun, belum jauh, mobil yang ia kendarai kembali bermasalah, sehingga ia memutuskan untuk memutar balik dan kembali ke SPBU.

Ari mengaku, kondisi mesin mobilnya masih normal sebelum mengisi BBM.

"Kalau sebelum mengisi masih sehat, kita kan berangkat terus setiap hari dan baik-baik saja mesinnya," jelasnya.

Baca juga: Tidak Ada yang Minat, Philippe Coutinho Batal Dijual dan Diberi Kesempatan Lagi Tampil di Barcelona

Baca juga: Melalui Kejari Sarolangun, Kejati Jambi Bagikan 100 Paket Sembako pada SAD

Ari menjelaskan, sejauh ini ada 4 kendaraan yang mengalami masalah setelah mengisi BBM di SPBU tersebut, yakni dua unit mobil milik Travel Agatha, dan dua unit mobil travel Restu Ibu.

Ari mengaku, setelah memeriksa filter minyak mesin mobil yang ia kendarai, mereka menemukan filter minyak tersebut sudah bercampur dengan air.

Hal tersebut, kata Ari, diduga kuat penyebab kendaraan milik perusahaannya menjadi bermasalah.

Lebih lanjut, kata Ari, mereka merupakan antrean nomor satu hingga antrean nomor 4.

Ia mengaku sengaja mengantri sejak Selasa 17 Agustus, malam, kemudian setelah SPBU buka, pada Rabu pagi 18 Agustus 2021, ia dan rekannya yang lain langsung mengisi BBM.

Kemudian setelah mengisi BBM, satu kendaraan dari Travel Restu Ibu, yang berangkat sejak pagi juga mengalami kerusakan saat tiba di wilayah Sungai Bulu, Batanghari dalam perjalanan ke Muara Bungo.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved