Breaking News:

Berita Merangin

Insentif Nakes di Merangin Sudah Disalurkan, Fajarman: Kalau Belum Tanya Langsung ke Dinkes

Fajarman menegaskan jika sebelumnya dinas kesehatan memberikan rekening tersebut secara bersamaan maka pencairan dapat dilakukan bersama.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/darwin
Fajarman Kepala BPKAD Merangin 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Insentif Tenaga Kesehatan di Kabupaten Merangin dari Januari hingga Juli 2021 telah disalurkan dari BPKAD ke dinas kesehatan

Telah disalurkannya dana tersebut dikatakan Fajarman selaku Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKAD) Merangin, Selasa (17/8/2021).

Pencairan hak tenaga kesehatan itu dikatakan Fajarman telah mencapai 100 persen untuk tahap pencairan sejak Januari hingga Juli 2021. Sebab pengajuannya sampai bulan tersebut.

"Sudah disalurkan ke Dinas Kesehatan, untuk teknis pendistribusiannya dinas terkait," ujarnya.

Fajarman menyampaikan salah satu penyebab terlambatnya penyaluran insentif tersebut dari keterangan pihak Dinas Kesehatan karena terdapat Nakes yang tidak memiliki rekening.

Menurut Fajarman, khusunya tenaga Kesehatan saat ini tidak ada yang tidak memiliki rekening.

Namun jika masih terdapat Nakes yang belum menerima insentif tersebut untuk mempertanyakan ke Dinas Kesehatan langsung. Sebab untuk teknis berada di dinas terkait.

"Dinkes yang mendistribusikan, karena kemarin tidak menyerahkan nomor rekening yang kurang maka nanti Dinkes yang mendistribusikan," ujarnya.

Fajarman menegaskan jika sebelumnya dinas kesehatan memberikan rekening tersebut secara bersamaan maka pencairan dapat dilakukan bersama.

Jumlah dana yang sudah dicairkan sekitar Rp 5 miliar.

Dengan pencairan tersebut telah memenuhi persyaratan untuk pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Namun dikatakan Fajarman masih menunggu ijin dari Departemen Dalam Negeri.

"TPP belum bisa cair. Masih menunggu ijin dari Pusat, Kementerian Dalam Negeri untuk pembayaran TPP. Suratnya sedang dikirim ke pusat," tandasnya.

Baca juga: Kurir Narkoba Jaringan Sumatera Diupah Rp 200 Juta Jika Berhasil Antar 18,74 Kilo Sabu ke Pemesan

Baca juga: Kepala Puskesmas Paal X Sebut Animo Vaksinasi Tinggi, Warga Harus Daftar Online Jika Ingin Vaksin

Baca juga: Beredar Kabar Teddy Meninggal Dunia, Mantan Suami Lina Kaget: Nggak Pernah Dirawat di Rumah Sakit

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved