Real Madrid
Titik Akhir Pengejaran Real Madrid pada Kylian Mbappe, Akankah Sefenomenal Cristiano Ronaldo?
Raksasa Spanyol, Real Madrid masih berupaya mengejar kesepakatan dengan penyerang Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe.
Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Andreas Eko Prasetyo
TRIBUNJAMBI.COM - Raksasa Spanyol, Real Madrid masih berupaya mengejar kesepakatan dengan penyerang Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe.
Daily Mail melaporkan, pengejaran Kylian Mbappe yang dilakukan Real Madrid berada di perpanjangan terakhir.
Hal itu dikarenakan manajemen Madrid akan menuntut pembicaraan dengan presiden PSG Nasser Al-Khelaifi untuk membahas masa depannya dengan striker Prancis.
"Itu (Mbappe) tidak lebih dekat untuk menandatangani kontrak baru di Paris, meskipun Lionel Messi telah tiba," dilansir pada Senin (16/8/2021).
Real Madrid menghadapi pekan penting dalam upaya mereka untuk akhirnya mengontrak Kylian Mbappe.
Apa lagi, penyerang 22 tahun itu sempat mendapat cemooh oleh penggemar dalam pertandingan kandang pertama PSG musim ini pada hari Sabtu.
Media Spanyol, Marca menyampaikan di sampul depan koran mereka pada hari Senin, bahwa Real memasuki perpanjangan terakhir dari upaya panjang mereka untuk menandatangani pemain fenomenal berusia 22 tahun itu.
Baca juga: Tidak Hadir Dalam Perayaan Ultah Rekan Setimnya, Isyarat Mbappe Jadi Pindah ke Real Madrid?
Baca juga: Deretan Rumor Transfer Pemain di Eropa, Mbappe ke Real Madrid hingga Tiga Tim Besar Incar Pape Sarr
Baca juga: Jadi Pemain yang Diincar Real Madrid Sampai Siapkan 150 Juta Euro, Mbappe Belum Beri Keputusan
Itu bisa jadi penandatanganan terbesar mereka sejak Cristiano Ronaldo pada tahun 2009 lalu.
Pada sebuah acara televisi El Chiringuito disebutkan, penyerang itu telah meminta pertemuan dengan presiden PSG Nasser Al-Khelaifi, mendesaknya untuk bernegosiasi dengan Real Madrid terkait kepindahan ke Santiago Bernabeu.
Laporan Marca menyebutkan, Mbappe telah menjelaskan berulang kali bahwa dia tidak akan memperbarui kontraknya saat ini dengan PSG yang berakhir Juni mendatang.
Akan tetapi, saat ini dia menghadapi tekanan dari klub serta rekan setimnya untuk bertahan dan membentuk tiga penyerang terbaik dunia bersama Lionel Messi dan Neymar.
Para penggemar juga memberikan tekanan dengan mencemooh Mbappe, sebelum kemenangan 4-2 mereka atas Strasbourg di Parc des Princes dalam laga beberapa waktu lalu.
Sorakan di stadion itu memperjelas bagaimana perasaan mereka tentang Mbappe yang tidak ingin memperbarui kontraknya.
Namun ejekan yang mereda ketika Mbappe mencetak gol kedua PSG, dapat membantu pengejaran Real Madrid karena mereka memberi sang penyerang kebebasan masa depan untuk sisa musim ini, jika dia terus menolak kontrak baru.
Sebab, dia bisa saja bergabung dengan klub Spanyol itu secara gratis tahun depan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/real-madrid-melempar-taaran-terakhir-mereka-untuk-mbappe-ke-psg.jpg)