Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen - Hidup Dekat dengan Tuhan
Bacaan ayat: Mazmur 122:1 (TB) Nyanyian ziarah Daud. Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: "Mari kita pergi ke rumah TUHAN.
Datang ke Bait Allah menjadi kesempatan yang menggembirakan.
Arak-arakan dalam ziarah sambil memuji dan memuliakan nama Tuhan. Berjumpa dengan Tuhan menjadi hal yang sangat menyemangati kehidupan.
Relasi dengan Tuhan terbangun dengan baik. Apapun yang menjadi pengalaman hidup, selalu dimaknai sebagai karya Tuhan yang dinyatakan dalam kehidupan umat.
Baca juga: Renungan Harian Kristen - Tetap Bersyukur Meskipun Dalam Derita
Oleh Pemazmur, perjalanan ke Yerusalem menuju Rumah Allah digambarkan sebagai peristiwa yang menggembirakan.
Dalam syairnya, ia menulis, "Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: "Mari kita pergi ke rumah TUHAN."
Berjumpa dengan Tuhan menjadi kesempatan yang penting, maka disambut dengan sukacita dan gembira.
Bukan hanya berjumpa dengan Tuhan dalam ibadah, umat Tuhan juga merasakan persekutuan dengan sesama.
Saling peduli dan saling menopang sebagai umat Tuhan yang besar, semakin memperkokoh kehidupan beriman mereka kepada Tuhan.
Dari masa ke masa, perjumpaan dengan Tuhan memang menjadi kesempatan yang dirindukan.
Gereja bisa jadi akan penuh sesak dengan umat yang ingin beribadah; memuji, menyembah dan mendengarkan firman-Nya.
Masihkah semangat itu ada ketika masa pandemi telah membuat hampir semua gereja kosong; andaipun diisi akan diberlakukan dengan jumlah yang terbatas. Ibadah terjadi secara virtual.
Sikap kritis muncul ketika dinyatakan: ikut ibadah atau nonton ibadah?
Sebuah pemaknaan baru perlu dilakukan. Ibadah adalah perjumpaan personal seseorang dengan Tuhan.
Maka sarana apapun bisa dipakai untuk mengalami perjumpaan dengan Tuhan: offline atau online.
Semangat pemazmur menginspirasi kita bahwa berjumpa dengan Tuhan adalah kesempatan yang terbaik untuk memahami makna kehidupan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/09072021-yesus.jpg)