Indonesia Masuk 10 Peringkat Teratas Sektor Halal
Islamic Economy report 2020-2021 Indonesia berada pada 10 peringkat teratas sektor halal, yang pangsa pasarnya mencapai 13 persen.
Penulis: Ade Setyawati | Editor: Teguh Suprayitno
Laporan Wartawan Tribun Jambi Ade Setyawati
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -Islamic Economy report 2020-2021 Indonesia berada pada 10 peringkat teratas sektor halal, yang pangsa pasarnya mencapai 13 persen total konsumsi makanan halal.
Bank Indonesia (BI) mengadakan Business Coaching : Fundamentals of Business Management for Halal Food and Modest Fashion via zoom meeting.
Sebagai upaya pengembangan ekonomi syariah BI telah menyelenggarakan Fesyar dari tahun 2017, di 3 wilayah regional di Indonesi yaitu Sumatera, Jawa dan Timur Indonesia.
Fesyar 2021 mengusung tema Bersinergi Membangun Ekonomi dan Keuangan Syariah untuk memperkuat momentum pemulihan ekonomi melalui konektivitas wilayah.
Merupakan sinergi kantor perwakilan BI dengan stakeholders di seluruh kawasan Sumatera, dan merupakan bagian dari kegiatan road to Indonesia syari'ah ekonomi festival atau ISEF tahun 2021 yg akan di selenggarakan pada tanggal 25 hingga 30 Oktober 2021
Dalam sambutannya Suti Masniari Nasution Kepala Perwakialn Bank Indonesia Jambi, menyampaikan "ditengah masa pemulihan ekonomi nasional dan regional transformasi ekonomi diperlukan agar dapat memperkuat struktur perekonomian nasional untuk tumbuh tinggi dan berkelanjutan melalui penguatan sektor unggulan dan pemanfaatan peluang sumber pertumbuhan ekonomi baru," jelasnya.
Ekonomi dan keuangan syariah telah menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi global yang didorong oleh pertumbuhan penduduk muda muslim yang tinggi tren halal lifestyle sudah merambah ke berbagai sektor mulai dari restoran dan supermarket sampai ke produk kecantikan yang berlomba-lomba untuk menciptakan brand image halal global.
"islamic economy report 2020-2021 Indonesia berada pada 10 peringkat teratas sektor halal yaitu di bidang food, islamic finance, muslim friendly travel, mode station, Farma kosmetik dan media and recreation dan merupakan leader makanan halal yg pangsa pasarnya mencapai 13 persen total konsumsi makanan halal," tambahnya.
Baca juga: Siswa MAN 2 Kerinci Wakili Jambi Jadi Anggota Paskibraka Nasional
Baca juga: BPS: Inflasi Jambi Masih Terkendali
"melalui kegiatan bisnis coaching dengan topik fundamentals of business management for halal food and mode station kami mengharapkan Masyarakat khususnya UMKM dapat memanfaatkan peluang trend halal lifestyle dalam mengembangkan usahanya didukung dengan manajemen bisnis yang kuat," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/18102017-label-halal_20171018_200126.jpg)