Breaking News:

PPKM Jambi

Jumlah Pengunjung Mal Berkurang Drastis Akibat PPKM Level 4

Jumlah pengunjung Jamtos juga menurun diperkirakan sekitar 30-40 persen saja pengunjung Jamtos saat ini. Hal yang sama juga di transmart jambi

Penulis: Fitri Amalia | Editor: Suang Sitanggang
TRIBUNJAMBI/FITRI AMALIA
Suasana di pusat perbelanjaan Mal Jamtos yang sepi setelah PPKM Level 4 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Banyak usaha yang terkena dampak karena wajib mengikuti instruksi Walikota Jambi nomor 17 tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level IV Covid-19 di Kota Jambi.

Satu di antaranya pusat perbelanjaan Jamtos yang sempat tutup saat instruksi ini diberlakukan.

"Sudah beberapa minggu ini kami (Jamtos) tutup, tentunya sangat berat kondisi kami," ujar Wahyu Dion, Operasional Manajer Jamtos, Rabu (11/8/2021).

Selama instruksi Walikota Jambi nomor 17 tahun 2021 berlangsung, hanya supermarket yang buka pelayanan hingga pukul 20.00 WIB.

Sementara food and beverage take away sepenuhnya sejak pukul 17.00- 20.00 WIB.

Jumlah pengunjung Jamtos juga menurun diperkirakan sekitar 30-40 persen saja pengunjung Jamtos saat ini.

Tidak hanya Jamtos, dampak PPKM di Jambi juga dirasakan pusat perbelanjaan Transmart Jambi.

Achmad Affandi, Humas Manajer Transmart Jambi mengatakan pengunjung Transmart Jambi menurun hingga 50 persen, dan beberapa tenant terpaksa tutup.

Untuk area supermarket di Transmart Jambi tetap buka dari pukul 10.00 - 20.00 WIB.

"Pengunjung semakin berkurang sampai 50 persen, dan beberapa tenant tutup kayak bioskop XXI. Pengunjung yang makan di resto juga berkurang sampai 75 persen," ujar Fandy saat dikonfirmasi via WhatsApp, Selasa (11/8/2021).

Walaupun pengunjung berkurang, pihak Jamtos dan Transmart Jambi tetap memperketat protokol kesehatan (prokes).

Protokol kesehatan tidak hanya berlaku untuk pengunjung yang akan berbebelanja, tetapi juga untuk karyawan.

"Kita mewajibkan mencuci tangan terlebih dahulu sebelum masuk area Jamtos, mengukur suhu tubuh, dan juga wajib menggunakan masker medis, dan jaga jarak," jelas Dion.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Fandy.

"Kalau prokes kita semakin diperketat dengan wajib menggunakan masker, cuci tangan dan juga jaga jarak," pungkasnya.

Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Bisnis Wedding Organizer di Kota Jambi Menjerit

Baca juga: PPKM Jambi Diperketat Mulai 18 Agustus, Hanya Sektor Esensial dan Kritikal yang Boleh Beroperasi

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved