Breaking News:

Vaksinasi SAD Batin Sembilan, Dari 300 Kepala Keluarga Hanya 18 Orang yang Datang

Sekiranya ada 300 Kepala Keluarga yang ingin melakukan vaksinasi, namun pada Sabtu (7/8/2021) di Desa Bungku yang datang hanya 18 orang.

Penulis: A Musawira | Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Tribunjambi.com/musawira
Kondisi di lokasi Puskesmas Bungku dalam melaksanakan pemberian vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat dan kelompok SAD. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Suku Anak Dalam (SAD) Batin Sembilan, Tumenggung Rusman mengatakan pemberian vaksinasi Covid-19 sebetulnya tidak terpengaruh terhadap kelompok SAD, karena ini adalah program pemerintah maka harus diikuti.

Sekiranya ada 300 Kepala Keluarga yang ingin melakukan vaksinasi, namun pada Sabtu (7/8/2021) di Desa Bungku yang datang hanya 18 orang.

“Banyak orang yang tidak bisa datang ke Puskesmas Bungku karena tidak terbiasa menaiki mobil,” kata Tumenggung Rusman dari Kelompok SAD Batin Sembilan.

Vaksinasi Covid-19 ini bertujuan supaya terhindar dari virus corona, kata Tumenggung tidak berpengaruh besar karena di dalam hutan sudah ada penangkal dari kayu dan tumbuh-tumbuhan yang dimanfaatkan.

“Terpenting itu adalah program pemerintah, kami pasti akan mengikutinya,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari, dr Elfi Yennie mengatakan warga SAD di wilayah Desa Bungku ini sudah saling bersosialisasi, beradaptasi dan banyak yang sudah menikah dengan warga setempat.

"Kita lihat sudah tidak ada lagi mereka memakai pakaian primitif, mereka sudah berpakaian biasa namun kalau mereka kembali ke komunitasnya mereka belum bisa melepas kebiasaan melangunnya. Kalau kita ingin melihat yang asli kita datang ke tempat mereka dan masih bisa melihat pakaian tradisionalnya dengan tradisi mereka,” katanya.

Dia menyampaikan meski pemerintah sudah menyediakan rumah sosial, tapi mereka hanya sementara menetap di sana. Begitu ada jadwal untuk melangun maka mereka tidak berada di lokasi.

“Misalnya untuk vaksinasi balita kita harus mengejar, kadang disaat sudah jadwalnya mereka tidak sedang berada di sana. Untuk vaksinasi inikan ada dosis kedua, itulah menjadi tantangan kita,” ucapnya.

Pihaknya sudah berkoordinasi bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk keterarutan administrasi penduduk akan terus difasilitasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved