Moeldoko Sebut Jokowi Panglima Tertinggi dalam Penanganan Covid-19: Jangan Lagi Didiskusikan

Moeldoko mengatakan, meski ada banyak tokoh yang tugaskan di lapangan, namun semuanya tetap dalam satu komando yaitu dari Presiden Jokowi.

Editor: Muuhammad Ferry Fadly
Istimewa
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko 

TRIBUNJAMBI.COM - Persoalan siapa pegang komando penanganan Covid-19 yang baru-baru ini dipersoalkan oleh Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Wapres ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) direspon oleh Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Mereka menilai terlalu banyak organisasi yang bekerja menangani pandemi Covid-19 sehingga membuat masyarakat bingung. Penanganan lebih baik dipegang satu komando saja.

Moeldoko mengatakan, meski ada banyak tokoh yang tugaskan di lapangan, namun semuanya tetap dalam satu komando yaitu dari Presiden Jokowi.

Termasuk Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa Bali Luhut Binsar Pandjaitan dan Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto, semuanya mendapat instruksi dari Jokowi.

Baca juga: Venna Melinda Ingin Menikah Lagi Tetapi Pria Sudah Ketakutan Gegara Ini, Singgung Verrell Bramasta 

Baca juga: Jadwal Bola Nanti Malam, Ada Duel Manchester United vs Everton

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Hari ini, Taurus Selesaikan Masalah Secara Baik-baik

"Saya selalu katakan, panglima tertinggi di dalam penanganan Covid-19 adalah presiden. Pak Luhut, Pak Airlangga semuanya mendapat instruksi sangat clear di rapat kabinet oleh presiden. Itu menunjukkan beliau seorang panglima dalam hal penyelesaian Covid-19," kata Moeldoko, Jumat (6/8/2021).

Ketika sempat ada masalah pendistribusian obat dari luar negeri, Jokowi segera memerintahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto untuk menyiapkan pesawat Hercules agar obat tersebut dibawa ke Indonesia.

"Kemarin presiden mendapat informasi ada keluhan tentang transportasi untuk dukungan logistik untuk memindahkan dari beberapa negara karena kesulitan angkutan logistiknya. Presiden langsung memerintahkan Panglima TNI siapkan pesawat Hercules untuk bisa menghubungi semuanya agar tidak ada hambatan apa pun," jelasnya.

Jokowi juga meminta agar proses kedatangan obat tak dipersulit di Bea Cukai sehingga bisa lebih cepat masuk ke Indonesia.

"Berikutnya di border, Bea Cukai dapat perintah langsung dari presiden. Semuanya harus berjalan dengan cepat. Tentu tidak boleh melanggar aturan," ujarnya.

Moeldoko kembali memastikan pemerintah berusaha merespons dengan cepat dan mencari solusi terbaik dari setiap masalah dalam penanganan pandemi Covid-19.

"Berikutnya adalah laporan ICU yang terbatas, langsung ada perintah dari presiden. Itu adalah pimpinan tertinggi dalam struktur penanganan Covid-19 Jadi tidak perlu lagi didiskusikan," imbuhnya.

Menunjukkan bahwa Jokowi merupakan panglima tertinggi dalam penanganan Covid-19 di Indonesia.

Ia meminta tidak ada lagi pihak-pihak yang meragukan kepemimpinan Jokowi dalam menghadapi pandemi Covid.

"Itu menunjukkan beliau seorang panglima dalam hal penyelesaian Covid. Jadi jangan lagi didiskusikan," twagas Moeldoko.

Moeldoko meminta agar tak ada lagi pihak-pihak yang menghambat tugas yang sedang dikerjakan pemerintah. Sebab, dibutuhkan kerja sama yang maksimal agar penanggulangan bisa dilakukan cepat dan tepat.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved