Breaking News:

Komorbid Jadi Ancaman Serius Pasien Covid-19 di Batanghari

Jumlah pasien meninggal akibat Covid-19 yang dirawat di RSUD Hamba Muara Bulian sejak 2-4 Agustus sebanyak tujuh orang. 

Penulis: A Musawira | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Rian Aidilfi
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari, dr Elfie Yennie. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN-Jumlah pasien meninggal akibat Covid-19 yang dirawat di RSUD Hamba Muara Bulian sejak 2-4 Agustus sebanyak tujuh orang. 

Pasien Covid-19 yang meninggal tersebut memiliki komorbid utamanya diabetes dan hipertensi sehingga berakibat kematian.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Batanghari, dr Elfi Yennie menegaskan bahwa tambahan angka kematian dari penderita Covid-19 ini dari pasien yang memang belum menerima vaksinasi Covid-19.

“Kita belum mendapati pasien meninggal yang sudah menerima vaksin. Artinya memang di sini kelihatan bahwa vaksinasi itu penting karena walaupun ia terkena atau terinfeksi maka gejalanya lebih ringan beda dengan yang belum divaksin,” kata dr Elfi Yennie selaku Juru Bicara Satgas Covid-19 Kesehatan Kabupaten Batanghari, Jumat (6/8/2021).

Pasien yang meninggal ini hasil dari pelacakan kontak yang pihaknya temukan dan ditelusuri namun ada juga dari hasil suspek Covid-19

Hasil dari pelacakan kontak tersebut rata-rata mereka tidak mau dirujuk ke rumah sakit karena mereka merasa tidak bergejala berat. 

Pasien yang dirujuk di rumah sakit memang dengan kondisi sedang dan berat yang dirawat.

“Kita selalu berpesan bila terjadi penurunan kondisi maka meraka harus segera melaporkan kepada petugas yang mengawasi, biasanya kita rujuk,” ujarnya.

Baca juga: Kekurangan Nakes, Dinkes Tebo Buka Rekrutmen Relawan Covid-19, Ini Tugasnya

Baca juga: Masalah Jaringan Jadi Kendala Anak di Geragai Belajar Daring

Baca juga: 102 Atlet Jambi akan Berangkat September, Pelatih Targetkan Ini di PON XX Papua 

Dia mengatakan sering pihaknya temui di lapangan banyak pasien yang tidak mau dirujuk dan jika dirujuk setelah kondisinya berat.

“Strategi kita untuk menurunkan angka kematian ini dengan penemuan dini kasus Covid-19 tentunya dari pelacakan kontak, tasting yang terus kita optimalkan sehingga lebih cepat kita mengetahui dan kita tangani,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved