Berstatus Terpidana, Jaksa Pinangki Belum Dipecat Bahkan Masih di Gaji Meski Menghuni Penjara

Jaksa Pinangki Sirna Malasari disebut masih terima gaji meski sudah berstatus terpidana kasus suap terkait pengurusan fatwa bebas untuk Djoko Tjandra.

Editor: Suci Rahayu PK
Dokumen: kejaksaan RI
Eks Jaksa Pinangki ketika menjalani proses eksekusi di Lapas Kelas IIA Tangerang, Banten pada Senin (2/8/2021) siang. 

TRIBUNJAMBI.COM - Jaksa Pinangki Sirna Malasari disebut masih terima gaji meski sudah berstatus terpidana kasus suap terkait pengurusan fatwa bebas untuk Djoko Tjandra.

Saat kasus Djoko Tjandra bergulir, Jaksa Pinangki menjabat sebgai Kepala Subbagian Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan.

Terkait hal ini, pihak Kejaksaan Agung ( Kejagung) mengaku sedang memproses pemberhentian tidak dengan hormat Jaksa Pinangki.

"Dalam waktu dekat akan dikeluarkan keputusan pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS kepada yang bersangkutan," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak, dalam keterangannya, Kamis (5/8/2021).

Terdakwa kasus dugaan suap dan gratifikasi pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA) Djoko Tjandra, Pinangki Sirna Malasari menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (9/11/2020). Dalam sidang tersebut Jaksa Penuntut Umum menghadirkan 2 orang saksi yakni terpidana kasus cessie Bank Bali Djoko Tjandra dan pengusaha Rahmat.
Terdakwa kasus dugaan suap dan gratifikasi pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA) Djoko Tjandra, Pinangki Sirna Malasari menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (9/11/2020). Dalam sidang tersebut Jaksa Penuntut Umum menghadirkan 2 orang saksi yakni terpidana kasus cessie Bank Bali Djoko Tjandra dan pengusaha Rahmat. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc)

Leonard mengungkapkan, Jaksa Pinangki diberhentikan sementara dari jabatatannya sejak 12 Agustus 2020.

Ia pun membantah selama ini Pinangki masih tetap menerima gaji.

Menurutnya, Jaksa Pinangki sudah tidak menerima gaji sejak September 2020.

"Sedangkan tunjangan kinerja dan uang makan juga sudah tidak diterima lagi oleh yang bersangkutan sejak Agustus 2020," tuturnya.

102 Atlet Jambi akan Berangkat September, Pelatih Targetkan Ini di PON XX Papua 

Baca juga: Link Nonton Hospital Playlist 2 Sub Indo Episode 7: Ik Jun dan Song Hwa Kemping Bersama

Sebelumnya, Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) menyebut jika Jaksa Pinangki masih menerima gaji meski sudah mendekam di lembaga pemasyarakatan ( lapas) kelas IIA Tangerang.

Menurut MAKI, Kejagung hanya perlu berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memproses pemecatan Jaksa Pinangki.

Menurut MAKI, putusan atas Jaksa Pinangki sudah berkekuatan hukum tetap dan telah dieksekusi ke Lapas Kelas IIA Tangerang, Banten.

MAKI menyinggung soal masih diberikannya gaji untuk Jaksa Pinangki meski hanya 50 persen.

Sumber: Kompas.com

Baca juga: Jadwal Puasa Tasua Serta Niat Puasanya dan Keutamaan Menjalankan Puasa Tasua

Baca juga: Perlakuan Rizky Billar buat Lesti Kejora Menangis, Rizky: Kamu Malu?

Sumber: Kompas.com
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved