Krisis Tabung Oksigen
Stok Oksigen di RSUD Hamba Muara Bulian Menipis, Bupati Fadhil Arief Berikan Solusi
Berita Jambi-RSUD Hamba Muara Bulian di Kabupaten Batanghari mulai krisis tabung oksigen untuk menangani pasien Covid-19
Penulis: A Musawira | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN-RSUD Hamba Muara Bulian di Kabupaten Batanghari mulai krisis tabung oksigen untuk menangani pasien Covid-19 dengan gejala yang berat.
Hal ini diluar prediksi Direktur Utama RSUD Hamba Muara Bulian bahwa pemakaian oksigen sangat luar biasa meningkatnya. Pemakaian oksigen sangat tergantung jumlah pasien Covid-19 yang masuk ke RSUD Hamba Muara Bulian.
Menanggapi hal itu Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief mengatakan pasien yang dirawat di RSUD Hamba Muara Bulian semuanya dengan gejala yang berat maka pemakaian oksigen dikatakannya sangat boros.
“Ini kali kedua kejadian seperti ini tapi Allhamdullilahnya kita dibantu Kapolda Jambi dapat pinjaman oksigen dari tempat lain,” ujar Muhammad Fadhil Arief Bupati Batanghari, Selasa (3/8/2021).
Dikatakan Bupati bahwa ke depan akan pihaknya cari solusi, karena PT Samator satu diantara vendor yang menjalin kerjasama dengan RSUD Hamba Muara Bulian memiliki pasokan terbatas bersamaan dengan lonjakan permintaan disemua tempat tentu Batanghari menjadi kewalahan.
“Harus ada stok tambahan. Ke depan kita akan menyiapkan tabung untuk diisi ke PT WKS di Tanjabarat," ucapnya.
Saat ini RSUD Hamba Muara Bulian memiliki 76 tabung oksigen akan tetapi pihak PT Samator bisa meminjamkan tabung jika pasokan terhambat.
“Mudah-mudahan kerjasama ini bisa mencegah kejadian ini. Minimal kita memiliki 200 tabung oksigen untuk kebutuhan para medis,“ ujarnya.
Fadhil Arief mengatakan bahwa PT Samator akan menyuplai pasokan baru yang diprediksi bertahan seminggu. Namun kata dia Tergantung pasien yang masuk, kebetulan pasien yang masuk ini dengan gejala berat. Saat ini ada 50 orang pasien yang sedang dirawat di RSUD Hamba Muara Bulian.
“Bagi pasien yang isolasi mandiri di rumah belum ada yang melapor bila ada gangguan terhadap pernapasannya. Kita juga menyiapkan bagi yang isoman bila ada yang terganggu pernapasannya akan kita jemput supaya dirawat di fasilitas kesehatan, nanti kalau di rumah takut terjadi apa-apa,” pungkasnya.
Baca juga: Kapolda Jambi Berkunjung ke Batanghari Tinjau Ketersediaan Oksigen di RSUD Hamba Muara Bulian
Baca juga: Ranperda RPJMD 2021-2026 Disetujui, Bupati Batanghari Berharap Bisa Bawa Perubahan