Breaking News:

Karhutla di Tanjab Timur

Status Siaga Karhutla di Tanjab Timur Diperpanjang, Untuk Pengawasan BPBD Minta Ini Ke Kementerian

Berita Tanjab Timur - Satgas Karhutla minta Tanjung Jabung Timur untuk memperpanjang status siaga darurat karhutla hingga tiga bulan ke depan.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Rahimin
tribunjambi/abdullah usman
Petugas tengah melakukan persiapan apel terkait patroli karhutla. Status Siaga Karhutla di Tanjab Timur Diperpanjang, Untuk Pengawasan BPBD Minta Ini Ke Kementerian 

Status Siaga Karhutla di Tanjab Timur Diperpanjang, Untuk Pengawasan BPBD Minta Ini Ke Kementerian

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Guna antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di musim kemarau saat ini, BPBD Tanjab TImur diperpanjang status siaga hingga tiga bulan ke depan.

Berdasarkan instruksi Satgas Karhutla Provinsi Jambi, meminta kepada Kabupaten Tanjung Jabung Timur untuk memperpanjang status siaga darurat karhutla hingga tiga bulan ke depan.

Dikatakan Kabid kedaruratan BPBD Tanjab Timur Indra S  Gunawan, berdasarkan surat edaran terbaru dan hasil rapat bersama satgas karhutla Provinsi Jambi status siaga darurat karhutla terhitung mulai Agustus hingga Oktober 2021 mendatang.

"Pertimbangan tersebut diambil, berdasarkan potensi kerawanan terjadinya peristiwa karhutla di sejumlah kecamatan dalam Tanjab Timur. Diantaranya Kecamatan Mendahara Ulu, Sadu, Berbak, Dendang dan Geragai," jelas Indra.

Lanjutnya, dengan demikian BPBD bersama satgas karhutla Kabupaten yang terdiri dari unsur TNI, Polri serta manggala Agni kembali memperketat pengawasan dan patroli rutin ke sejumlah titik lokasi lahan gambut.

"Selain itu kita juga mengajukan permintaan terhadap pemerintah Provinsi Jambi, agar bisa mempermudah perizinan terhadap kementerian KLHK terutama untuk bisa masuk ke dalam kawasan hutan londrang dengan luasan 3500 H lahan yang berstatus milik provinsi," jelasnya.

"Selama ini kita susah untuk bisa mengawasi wilayah tersebut terbentur aturan dan izin. Harapannya kita bisa melakukan pengawasan dan pengecekan kanal maupun pembuatan embung di dalamnya," pungkasnya. (tribunjambi/abdullah usman)

Data Karhutla Sarolangun, Luas Lahan Terbakar Bertambah 7 Hektar

Makanan Take Away di Kota Jambi Akan Dikenai Pajak, Nella Ervina: Masih Dalam Pembahasan

Cerita Cecep Pria Asal Garut Mencari Berkah di HUT RI Dengan Berjualan Bendera di Sengeti Muarojambi

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved