Berita Jambi

Kata Pakar Ekonomi Agar Kafe dan Resto di Jambi Bisa Bertahan di Masa PPKM

Hal tersebut disampaikan Pakar ekonomi, Prof. Dr. H. Haryadi, SE., M.M.S., Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Jambi, Minggu (1/8/2021).

Penulis: Vira Ramadhani | Editor: Andreas Eko Prasetyo
TRIBUNJAMBI/ADE SETYAWATI
Ilustrasi Kafe dan Resto di Jambi - Suasana di salah satu sudut Kafe Rumaputi, Kota Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kebijakan PPKM merupakan pilihan terbaik diantara alternatif kebijakan lainnya terlebih saat kondisi pandemi yang semakin memburuk, serta mempercepat pencegahan penyebaran virus covid-19 dan tentu pemerintah telah memikirkan dampaknya.

Hal tersebut disampaikan Pakar ekonomi, Prof. Dr. H. Haryadi, SE., M.M.S., Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Jambi, Minggu (1/8/2021).

“PPKM diterapkan agar mempercepat pemutusan mata rantai penyebaran covid-19. Negara lain yaitu Newzeland bisa mengatasi pandemi dengan memutuskan mata rantai penyebaran covid-19,” jelasnya.

Satu diantara dampak dari diberlakukannya PPKM yaitu tutupnya beberapa kafe dan resto di Jambi karena pembatasan jam operasional.

Baca juga: Data Karhutla Sarolangun, Luas Lahan Terbakar Bertambah 7 Hektar

Baca juga: Lowongan Kerja Terbaru Agustus 2021 untuk Lulusan SMA

Baca juga: Info Cuaca dari BMKG untuk Senin 2 Agustus 2021, Dua Wilayah Berpotensi Angin Kencang

“Iya kita tentu prihatin terhadap kondisi pekerja kafe dan resto yang tutup selama PPKM. Solusinya pelaku usaha berinovasi dengan produk usahanya dan memanfaatkan digitalisasi,” tambahnya.

Lalu, pemerintah harus pula berperan aktif juga dalam kondisi saat ini. Pemerintah harus lebih peduli terhadap masyarakat yang kehilangan pekerjaan.

“Pemerintah harus membantu pekerja yang kehilangan pekerjaan atau penghasilan. Dalam artian jangan membantu memberi ikan tapi memberi pancingan,” katanya.

Namun, menurutnya sejauh ini pemerintah sudah peduli. pemerintah telah melakukan recofusing anggaran, dengan mengalihkan anggaran ke penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi.

“Namun, pemerintah jangan hanya merencanakan tapi harus juga segera mengimplementasikan. Saat ini realisasi anggaran baik di Provinsi dan Kota masih sangat rendah untuk recofusing itu sendiri,” jelasnya.

“Kalau anggaran tidak segera direalisasikan nanti diakhir tahun proyek-proyek akan kejar tayang, tentunya hal itu tidak bagus,” pungkasnya.

Baca juga: Cara Mengatasi Gula Darah Tinggi dan Gula Darah Rendah

Baca juga: Potret Jenny Siswono, Mantan Atlet Tenis Meja yang Harumkan Nama Indonesia Ini Ternyata Ibu Agnez Mo

Baca juga: Cara Membuat Aglonema Cepat Bertunas dengan Pupuk Growmore dan Gandasil D

(Tribunjambi/Vira Ramadhani)

Berita lainnya seputar PPKM

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved