Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen - Rekonsiliasi Terjadi Ketika Ada Pengampunan
Bacaan ayat: Amsal 18:19 (TB) Saudara yang dikhianati lebih sulit dihampiri dari pada kota yang kuat, dan pertengkaran adalah seperti palang gapura
Rekonsiliasi Terjadi Ketika Ada Pengampunan
Bacaan ayat: Amsal 18:19 (TB) Saudara yang dikhianati lebih sulit dihampiri dari pada kota yang kuat, dan pertengkaran adalah seperti palang gapura sebuah puri.
Oleh Pdt Feri Nugroho
Umat Tuhan dalam Perjanjian Lama, yang berkembang menjadi sebuah bangsa, ternyata berasal dari satu keluarga. Yakub, ayah mereka, mempunyai 12 anak yang nantinya menjadi 12 suku yang besar.
Pemanggilan ini bukan tanpa maksud ketika dilakukan oleh Tuhan. Dua generasi sebelumnya yaitu Abraham dan Ishak menjadi awal mula rancangan pemanggilan itu terjadi.
Sejak semula memanggil, Tuhan telah menghendaki kekudusan.
Abraham harus keluar dari tanah leluhurnya. Ishak secara istimewa mendapatkan pasangan atas pertolongan Tuhan.
Yakub sendiri beserta keduabelas anaknya, dituntun dan disertai dalam otoritas Tuhan. Empat abad perbudakan di Mesir, tidak menghilangkan semangat kerabatan yang telah terbina dengan baik.
Masuk tanah perjanjian, kekudusan umat Tuhan menjadi perhatian sentral. Segala aturan dibuat agar umat tetap menjaga kekerabatan sebagai tempat yang paling kuat untuk mengajarkan tentang kesetiaan kepada Tuhan.
Baca juga: Renungan Harian Kristen - Hidup Benar Sebagai Anak-anak Allah
Secara khusus, nampaknya Tuhan memakai ikatan keluarga sebagai tempat bagi-Nya untuk berkarya.
Injil Matius mengawali kisahnya dengan mendata silsilah Yesus, dengan maksud memberikan informasi bahwa karya penyelamatan sungguh ada dalam sejarah panggilan Tuhan.
Apakah ini membuat karya penyelamatan tersebut bebas dari masalah?
Apakah ada jaminan bahwa hubungan keluarga dapat memperlancar karya penyelamatan yang didasarkan pada kasih Allah atas kehidupan?
Ternyata tidak. Pertentangan dan pertengkaran selalu ada. Sifat manusia yang berdosa secara pribadi mewarnai setiap relasi yang terjadi.
Hagar dan Sara bermasalah dengan hak waris; Esau dan Yakub berebut hak kesulungan; Yusuf dijual sebagai budak oleh saudara-saudaranya; paska Raja Salomo mangkat, dua kerajaan hadir dan saling berperang demi kekuasaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/23052021-renungan1.jpg)