Breaking News:

Pelayanan Rumah Sakit Dikeluhkan

Kadinkes Muarojambi dan Dirut RSUD Ahmad Ripin Bantah Dituding Abaikan Pasien Covid-19

Berita Muarojambi - Pasien itu bernama Eli yang tengah hamil tujuh bulan, ingin menjalani pengobatan di RSUD Ahmad Ripin Muarojambi ditolak.

Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Rahimin
tribunjambi/hasbi sabirin
Kepala Dinas Kesehatan Muarojambi Afifuddin. Kadinkes Muarojambi dan Dirut RSUD Ahmad Ripin Bantah Dituding Abaikan Pasien Covid-19 

Kadinkes Muarojambi dan Dirut RSUD Ahmad Ripin Bantah Dituding Abaikan Pasien Covid-19

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Kepala Dinas Kesehatan Muarojambi dan Direktur Utama RSUD Ahmad Ripin membantah mengabaikan pasien Covid-19.

Untuk diketahui, pasien yang terkonfimasi Covid-19 dari RT 12 Desa Simpang Bertam Kecamatan Jaluko Kabupaten Muarojambi sempat dapat penolakan dari RSUD Ahmad Ripin Muarojambi.

Pasien itu bernama Eli yang tengah hamil tujuh bulan, ingin menjalani pengobatan di RSUD Ahmad Ripin Muarojambi ditolak.

Kepala Dinas Kesehatan Muarojambi Afifuddin sebut itu bukan penolakan, dan itu hanya miskomunikasi.

Awalanya memang ada konfirmasi pasien dari Bertam reaktif antigen rapid Covid-19 di Puskesmas Bajubang, setelah itu sempat dirujuk ke RSUD Ahmad Ripin.

"Namun itu bukan penolakan, karena dua orang dokter penanggung jawab kandungan di RSUD Ahmad Ripin sedang menjalani isolasi mandiri, makanya tidak ada penanggung jawab tata pelaksanaan sehingga pasien itu dipulangkan," ujar Afifuddin, Rabu (28/7/2021).

Saat itu juga, Puskesmas Bajubang juga sempat komunikasi dengan rumah sakit yang ada di Kota Jambi semuanya over load.

"Saat ini terhadap pasien itu sudah dirawat di RSUD sejak kemarin," ujarnya.

Sementara, Direktur RSUD Ahmad Ripin Agus Subekti juga menyampaikan itu bukan penolakan dan hanya miskomunikasi saja.

Ia mengakui, memang pasien itu terkonfirmasi Covid-19 setelah pemeriksaan antigen. Namun, belum di PCR, waktu itu juga di UGD RSUD Ahmad Ripin juga banyak pasien.

"Ini lagi-lagi miskomunikasi saat ini pasien itu sudah di rumah sakit kok, bukan ditolak. Waktu pasien itu masuk dokter spesialis kandungan kita lagi isoman, namun dokter spesialis itu sudah dapat bantuan dari dinas kesehatan untuk menangi apabila dibutuhkan bantuan darurat," pungkasnya.(tribunjambi.com/ Hasbi Sabirin)

Bupati Muarojambi Akan Tindak Tegas Dinas Kesehatan dan RSUD Ahmad Ripin Yang Abaikan Pasien

Vaksinasi Massal Covid-19 di Sarolangun Mulai Menyasar ke Desa-desa

Chika Waode Ungkap Keadaan Amanda Manopo: Baik-baik Saja Berkat Support Kalian

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved