Covid Varian Delta di Jambi

Ini Gejala Umum Pasien Terinfeksi Varian Virus Corona Delta Plus Yang Sudah Ditemukan di Jambi

Varian virus corona delta plus AY.1 yang juga sudah ditemukan di Jambi ini adalah mutasi dari varian Delta Sars-CoV-2 (B.1.617.2).

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Suang Sitanggang
tribunjambi/mareza sutan
Juru bicara Satgas Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah dan Penanggung jawab tes PCR RSUD Raden Mattaher, Dr Sotianingsih. 

TRIBUNJAMBI.COM - Varian virus corona delta plus atau AY.1 yang berasal dari India merupakan jenis virus corona yang sangat menular.

Varian AY.1 yang juga sudah ditemukan di Jambi ini adalah mutasi dari varian Delta Sars-CoV-2 (B.1.617.2).

Dikutip dari hindustantimes, Kementerian Kesehatan India menyebut walau penularannya cepat, tapi pasien yang tanpa gejala, selama ini berhasil sembuh setelah pengobatan.

“Pasien dirawat di rumah sakit, tetapi tidak membutuhkan oksigen saat masuk. Mereka telah pulih sepenuhnya tanpa komplikasi kesehatan apapun,” kata Dr Mangala Gomare, pejabat kementerian kesehatan di India.

Ahli virologi di India menyebut gejala varian Delta Plus hampir sama dengan gejala yang ditemukan di varian Delta dan B1351.

Dikutip dari hindustantimes, gejala varian corona delta plus yang umum adalah batuk, demam, sakit kepala, dan diare.

Ada juga yang mengalami gejala ruam kulit, perubahan warna pada jari, sesak nafas, sakit perut, mual, dan kehilangan nafsu makan.

Diberitakan sebelumnya, kasus Covid-19 varian delta kini sudah terkonfirmasi di Provinsi Jambi.

Jubir Satuan Tugas Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah menyebut informasi ini telah sampai ke pihaknya Selasa (27/7/2021) petang.

Baca juga: Tujuh Warga Jambi Terinfeksi Virus Corona Varian Delta, Tim Satgas Segera Lakukan Tracking

"Hasil yang kami terima, pasien yang terkonfirmasi virus corona varian delta AY.1 ada dua orang," ucapnya.

"Pasien yang terkonfirmasi virus corona varian delta AY.3 ada lima orang," ungkapnya dalam jumpa pers pada Rabu (28/7/2021).

Konfirmasi itu diterima dari Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Prof dr Amin Soebandrio.

Penanggung jawab tes PCR RSUD Raden Mattaher, Dr Sotianingsih dalam kesempatan sama menyebut, pihaknya mengirimkan 454 sampel ke LBM Eijkman pada 26 Juni 2021.

Namun, belum bisa menginformasikan identitas tujuh orang yang terkonfirmasi virus corona varian delta di Provinsi Jambi.

Sebab, pengiriman maupun penerimaan hasil sampel, mereka hanya memberikan informasi dengan penomoran, bukan nama mau pun asal pasien.

"Memang begitu aturannya," ujarnya.

Namun, pihaknya segera melakukan tracking agar dapat segera memberikan penanganan yang tepat.

Selain di Jambi, Lembaga Biologi Molekuler Eijkman juga menyebut varian Delta Plus juga ada ada di Mamuju, Sulawesi Barat.

Baca juga: BREAKING NEWS Tujuh Orang di Jambi Terkonfirmasi Virus Corona Varian Delta AY.1 dan AY.3

Baca juga: 14 Warga Jambi Penderita Covid-19 yang Meninggal Dunia Berasal dari 5 Daerah Ini

(Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved