Breaking News:

Nasib 6 Pegawai KPK yang Tak Ikut Diklat Bersama Kemhan, Nurul Ghufron Bilang Begini

Sebanyak 24 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) kebangsaan yang menjadi syarat menjadi ASN.

KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron komentari 6 pegawai KPK yang tak mengikuti diklat bersama Kemhan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak 24 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) kebangsaan yang menjadi syarat menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Namun, mereka masih diberi kesempatan agar bisa lolos menjadi ASN. Syaratnya mereka harus mengikuti diklat bela negara serta wawasan kebangsaan bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Namun dari 24 pegawai KPK hanya 18 orang yang bersedia mengkuti diklat bersama Kemhan.

Diketahui diklat berlangsung di 2021 di Universitas Pertahanan RI, Sentul, Bogor sejak 22 Juli hingga 30 Agustus 2021.

Lalu bagaimana nasib enam pegawai yang tidak bersedia mengikuti diklat?

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri menjelaskan, kemungkinan keenam pegawai bakalan diberhentikan secara hormat pada 1 November 2021, berbarengan 51 pegawai lainnya.

"Sejauh ini belum diputuskan. Namun logikanya sih gitu ya," ujar Ali kepada Tribunnews.com, Sabtu (24/7/2021).

Seperti diketahui, dari 75 pegawai KPK yang tak lulus TWK sebagai syarat alih status menjadi ASN, 51 di antaranya mendapat cap merah, yang artinya tidak memenuhi kualifikasi.

Baca juga: Tagar Presiden Terburuk dalam Sejarah Jadi Trending di Twitter, Jokowi?

Baca juga: Mahfud MD Buka Suara Soal TKA China Masuk Indonesia di Masa PPKM Darurat

Baca juga: Jokowi Trending di Twitter, Aksi Blusukan di Bogor Banjir Dukungan, Langsung Telepon Menkes

Keputusan tersebut berdasarkan rapat koordinasi yang dihadiri oleh pimpinan KPK, Menpan RB Tjahjo Kumolo, Menkumham Yasonna Laoly, Badan Kepegawaian Nasionl (BKN), Lembaga Administrasi Negara (LAN), dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Sementara, 24 pegawai lainnya akan mendapat pendidikan bela negara dan wawasan kebangsaan agar bisa menjadi ASN, meski masih ada potensi diberhentikan jika tidak lulus.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron.
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron. (Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama)

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, lembaga antirasuah tidak memusingkan enam pegawai yang enggan mengikuti diklat bela negara dan wawasan kebangsaan bersama Kemenhan.

Katanya, 24 pegawai yang masih diberi kesempatan untuk mengikuti diklat bela negara adalah hasil perjuangan KPK agar pegawai masih diberi kesempatan untuk menjadi pegawai KPK.

"Prinsipnya ini hak dari pegawai untuk mengikuti diklat bela negara sebagai syarat untuk diangkat sebagai ASN KPK, karena itu kami mempersilahkan kepada pegawai untuk menggunakan haknya atau tidak," kata Ghufron, Rabu (21/7/2021).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bagaimana Nasib 6 Pegawai KPK yang Tak Ikut Diklat Bersama Kemhan?

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved