Breaking News:

Berita Bungo

Pemkab Bungo Siapkan Lahan 2 Ha untuk Pemakaman Pasien Covid-19

Berita Bungo-Angka penularan virus Covid-19 di Kabupaten Bungo terus meningkat..

Penulis: Muzakkir | Editor: Nani Rachmaini
ist
Ilustrasi. TPU di Bekasi 

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO -- Angka penularan virus Covid-19 di Kabupaten Bungo terus meningkat. Per hari ini hampir 1.000 orang warga Bungo terkonfirmasi positif.

Dari itu semua, yang saat ini masih menjalani proses penyembuhan lebih dari 160 orang. Dan puluhan orang sudah meninggal dunia.

Sebenarnya, di Bungo lebih dari itu yang terkonfirmasi positif covid 19. Sebab data yang diatas merupakan data yang swab di Provinsi Jambi, sementara swab yang di Sumatera Barat tidak dimasukkan kedalam data itu.

Untuk mengantisipasi membludaknya pasien Covid-19, pemerintah Bungo telah menyiapkan ruang isolasi tambahan, yaitu Rusunawa yang berada tak jauh dari Rumah Sakit Hanafie Bungo.

Disini bisa menampung banyak pasien. Selain itu, mereka menyiapkan gedung BLK, disini juga bisa menampung puluhan pasien.

Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bungo Tobroni menyebut, saat ini ruangan tersebut belum digunakan. Sekarang masih menggunakan ruang isolasi di RSUD Hanafie Bungo.

"Kebanyakan pasien di Bungo melakukan isolasi mandiri dirumahnya, makanya ruang isolasi di RSUD Hanafie masih tersedia," kata Tobroni.

Selain itu, pihaknya juga telah menyediakan lahan khusus pemakaman. Ada sekitar 2 Ha lahan yang sudah disediakan. Lahan tersebut berada dikawasan Kilometer 6 arah Sungai Mengkuang.

Saat ini dipemakaman tersebut baru terisi sekitar 28 orang. Kata Tobroni, Sebenarnya jika semua jenazah covid-19 dimakamkan disana, kemungkinan sudah lebih dari 50 orang.

"Karena ada beberapa keluarga pasien yang minta jenazahnya dimakamkan ditempat mereka," kata Tobroni.

Katanya, saat ini keluarga pasien Covid-19 yang hendak membawa pulang jenazahnya diperbolehkan. Namun dengan persyaratan dan perjanjian yang lengkap.

"Persyaratannya banyak. Kalau setuju silahkan bawa," katanya.

"Kita tidak menyediakan petugas untuk memakamkannya, kita hanya siapkan APD sekitar 10 pasang. Tapi kalau makamkan ditempat yang kita sediakan, semuanya dari kita," lanjutnya. (*)

Baca juga: Hari Anak Nasional 2021, Pemerintah serta DPRD Kota Jambi Fokus Ajukan Ranperda Ini

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved