Kopassus

Duel Kopassus Vs Marinir Pernah Buat Ibukota Jakarta Mencekam, Bentrokan Usai saat Sosok Ini Tiba

Kisah yang menggemparkan ibukota Jakarta karena bentrokan dua pasukan elite TNI, yaitu RPKAD yang kini bernama Kopassus dan KKO yang kini Marinir

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Kolase/Tribunjambi.com
Ilustrasi - Kopassus TNI AD dan Marinir TNI AL pernah ribut di ibukota Jakarta 

TRIBUNJAMBI.COM - Bisa dikatakan ini merupakan sejarah kelam TNI di masa lalu, dimana dua satuan elit beda matra bentrok di Ibukota.

Kisah buruk itu pun pernah terjadi di era pemerintahan Presiden Soeharto.

Kala itu dua matra TNI dari darat dan laut pernah saling bersinggungan di Ibukota DKI Jakarta.

Kisah itu pun bisa dikatakan sebagai aib yang pernah mencoreng satuan elite dari dua matra TNI.

Kisah yang menggemparkan ibukota Jakarta karena bentrokan dua pasukan elite TNI, yaitu RPKAD yang kini bernama Kopassus dan KKO yang kini bernama Marinir.

anggota Kopassus
anggota Kopassus (ist)

Ibukota memang dibuat memanas oleh dua pasukan elite TNI ini.

Singgungan antara dua pasukan elite Indonesia ini terjadi karena masalah sepele.

Itu seperti peristiwa yang terjadi pada 1964.

Saat itu anggota RPKAD (sekarang bernama Kopassus) baku hantam dengan anggota KKO (sekarang bernama Marinir).

Ilustrasi Marinir TNI AL
Ilustrasi Marinir TNI AL (net)

Itu dikisahkan dalam buku yang ditulis Julius Pour, Benny: Tragedi Seorang Loyalis. Ada cerita di buku itu mengisahkan baku hantam terjadi antara RPKAD dan KKO di Lapangan Benteng.

Pada 1964, kedua pasukan bersitegang gara-gara saling ejek ketika sama-sama latihan di Lapangan Banteng.

Waktu itu, Pasukan KKO latihan baris-berbaris, sementara pasukan RPKAD latihan mengemudi mobil.

Entah siapa yang memulai lebih dulu, saling ejek terjadi antara kedua pasukan.

Bentrok tak terhindarkan, masyarakat ketakutan, suasana ibu kota mencekam. Bentrok terjadi di dekat markas KKO.

RPKAD yang kalah jumlah lalu mengontak teman-teman mereka di Cijantung. Bala bantuan pun turun, pasukan RPKAD yang menumpang truk melakukan konvoi menuju lokasi perkelahian.

Bisa dibayangkan kondisi saat itu, pasukan khusus yang berjumlah banyak menyusur jalan ibukota menumpangi truk. Tentu saat itu perhatian masyarakat ke arah sana.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved