Ibadah Idul Adha Dilakukan di Rumah, Wapres: Demi Menjaga Jiwa Manusia
Pemerintah bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan seluruh organisasi masyarakat (ormas) sepakat untuk menyelenggarakan salat Idul Adha di rumah.
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Di tengah peningkatan kasus Covid-19, Pemerintah bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan seluruh organisasi masyarakat (ormas) Islam sepakat untuk menyelenggarakan salat Idul Adha di rumah masing-masing.
Ketentuan tersebut diutamakan untuk wilayah yang menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.
"Idul Adha kali ini dengan tetap melaksanakan ibadah tapi memperhatikan protokol kesehatan, menjaga jiwa manusia. Karena itu, supaya dilakukan di rumah saja, takbir di rumah saja. Begitu juga untuk penyembelihan kurban supaya dilakukan melalui rumah pemotongan hewan dan dibagikan diantar dari rumah-rumah," kata Wakil Presiden Ma'ruf di kanal Youtube Wakil Presiden, Minggu (18/7/2021) malam.
Ma'ruf Amin juga mengatakan kesepakatan bersama tersebut telah dirangkum dalam beberapa poin.
Dirinya memerintahkan perwakilan ormas, Ketua Syarikat Islam (SI) Hamdan Zoelva untuk membacakan kesepakatan dalam penyelenggaraan salat Idul Adha.
"Pelaksanaan ibadah dan syi’ar Iduladha, seperti salat ied dan takbir, diselenggarakan di rumah masing-masing," kata Ketua Syarika Islam (SI) Hamdan Soelva.
Selain itu, pelaksanaan pemotongan hewan kurban dapat dipindah ke rumah potong hewan (RPH). Dan pembagian daging kurban harus tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.
"Rumah potong hewan dan/atau tempat lain yang aman, serta pembagian daging dilakukan dengan di antar ke rumah penerimanya," ujar Hamdan.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu juga menekankan pelaksanaan ibadah dan syi’ar agama yang berpotensi menjadi mata rantai penularan Covid-19, seperti kerumunan, harus dihindarkan dan ditiadakan, sehingga dapat dipindah ke rumah masing-masing.
"Penanggulangan Covid-19 adalah merupakan upaya untuk menjaga keselamatan jiwa (hifdzu an-nafsi) setiap masyarakat yang harus diutamakan dan didahulukan," terangnya.
Baca juga: Masjid Al-Aqsa Diserang 1.300 Pemukim Yahudi Ilegal, Jamaah Palestina Bentrok
Baca juga: Survei LSI: Masyarakat Banyak Tak Percaya Jokowi Bisa Tangani Covid-19
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pemerintah MUI dan Ormas Islam Sepakat Shalat Idul Adha di Rumah Masing-Masing.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/shalat-gerhana_20180727_145236.jpg)