Perbedaan Vaksin Sinovac, AstraZeneca, dan Sinopharm, Kenali Efek Sampingnya
Indonesia menggunakan 3 jenis vaksin Covid-19 untuk vaksinasi. Tiga Jenis vaksin tersebut adalah Vaksin Sinovac, AstraZeneca, dan Sinopharm.
Teknologi pengembangan vaksin ini sama seperti vaksin Sinovac yaitu dengan incactivated virus atau virus yang dimatikan.
Vaksin Sinopharm ini juga sudah diuji klinik di Uni Emirat Arab dengan menunjukkan kemanjuran atau efikasi sebesar 78 persen pada 42.000 relawan.
Antibodi setelah vaksin akan terbentuk 14 hari setelah vaksin kedua. Vaksin ini juga dapat disuntikkan pada orang yang sudah berusia 18 tahun ke atas.
Efek samping dari vaksin Sinopharm menunjukkan reaksi ringan seperti bengkak, kemerahan, sakit kepala, diare, nyeri otot, batuk dan lainnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/ilustrasi-vaksin-2021.jpg)