Breaking News:

Dinsos Kota Jambi Mengamankan Ratusan PMKS, Ada dari Palembang dan Jawa

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Jambi, Noviarman. Ia mengatakan ratusan PMKS itu, terdiri anak-anak terlantar, gepeng, badu

Penulis: Monang Widyoko | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Monang
Kepala Dinsos Kota Jambi, Noviarman 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Jambi, sepanjang 2021 ini telah mengamankan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) sebanyak 160 orang.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinsos Kota Jambi, Noviarman. Ia mengatakan ratusan PMKS itu, terdiri anak-anak terlantar, gepeng, badut pengamen, badut pengemis, anak punk, orang dengan ganggu jiwa (ODGJ), orang terlantar dan lain sebagainya.

Namun ia berujar, PMKS yang ditangkap kebanyakan adalah anak punk, karena mereka berkelompok. Satu kelompok bisa mencapai 10 sampai 25 orang.

"Di antaranya ada anak punk di bawah umur setara murid sekolah dasar. Mereka minta-minta kepada masyarakat yang melakukan transaksi," katanya, Sabtu (17/7/2021).

Selain itu, ada pula badut, pengamen, dan pengemis di persimpangan jalan, dekat lampu lalu lintas. Sebagian membawa anak-anak, sehingga mendorong pengendara untuk memberikan uang.

Ia menambahkan, untuk badut saat ini sudah tidak lagi terlihat beraksi di persimpangan jalan. Namun saat ini mereka kebanyakan ke lokasi pertokoan, restoran, dan kafe.

Yang disayangkan olehnya, para badut itu mengajak anak-anak sambil membawa speaker musik. Di Kota Jambi pun ungkapnya, belum ada dasar penertiban PMKS di lokasi semacam itu.

"Karena saat ini penertibannya berdasarkan Perda Nomor 47 Tahun 2002, dan perwal Nomor 29 Tahun 2016, yang menjadi dasar menindak PMKS beraktivitas di persimpangan jalan. Nanti ada revisi," ujar Noviarman.

Ratusan PMKS yang diamankan Dinsos Kota Jambi, tidak hanya berasal dari Kota Jambi. Tapi ada juga yang berasal dari Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, Muaro Jambi, Batanghari dan sebagainya.

Bahkan ada yang berasal dari Palembang dan Pulau Jawa.

Noviarman menjelaskan PMKS yang diamankan dan dibawa ke rumah singgah Dinsos Kota Jambi, akan mendapatkan rehabilitasi sosial dan pembinaan. Pembinaan yang dimaksud mengarah ke jasmani dan rohani yang bergantung dengan kebutuhan PMKS.

"Untuk pembinaan jasmani ini kita lakukan kegiatan olahraga, senam, kemudian gotong royong di lingkungan dinas sosial. Untuk kegiatan rohani kita melakukan pembinaan ibadah, kemudian diberikan tausyiah atau pengajian," katanya

Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi Dinsos Kota Jambi, Toyib mengatakan setelah mendapatkan rehabilitasi dan pembinaan, PMKS akan dikembalikan ke daerah asalnya.

Karena itu, Dinsos Kota Jambi kerap mengoordinasi Dinsos dari kabupaten hingga Dinsos di luar Provinsi Jambi.

"Alhamdulillah Dinsos kabupaten yang pernah kita hubungi mereka tanggap ada tindak lanjut. Kalau di luar provinsi, seperti di Palembang, responnya bagus. Ada kalanya langsung kita antar ke sana," pungkasnya.

Baca juga: Mayang Sari Tegaskan Ia Bukan Adik Kandung Vanessa Angel, Minta Netizen Tidak Komentar Menyakiti

Baca juga: Gorengan Ternyata Tak Boleh Dikonsumsi Secara Berlebihan Saat Pandemi Covid-19, Ini Alasannya

Baca juga: Cantiknya Vanessa Angel Pakai Sport Bra Saat Temani Anak Jalan-jalan Pagi Curi Perhatian: Aku Iri

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved