Fenomena Aphelion
Apa Penyebab Cuaca Terasa Lebih Dingin Akhir-akhir Ini? Ternyata Karena Fenomena Alam Ini
Banyak dirasakan masyarakat, terutama wilayah Jawa dan Bali, belakangan suhu udara mengalami penurunan dan terasa lebih dingin dari biasanya.
"Sehingga kemudian membuat udara dekat permukaan terasa lebih dingin terutama pada malam hingga pagi hari.
Hal ini yang kemudian membuat udara terasa lebih dingin terutama pada malam hari," kata dia.
Suhu di Dieng Sampai -1 derajat
Bahkan di wilayah Dieng, Jawa Tengah, seperti dilaporkan Tribun Jateng, selama dua hari berturut dilaporkan muncuk fenomena embun es.
Kepala UPTD Objek Wisata Dieng Dinas Pariwisata Banjarnegara Sri Utami mengatakan suhu udara pada Jumat (16/7/2021) pagi mencapai minus satu derajat.
Embun es yang muncul juga lebih tebal dari hari sebelumnya.
"Minus 1 derajat celcius. Hari ini lebih tebal," ujar Sri Utami diwartakan Tribun Jateng.
Baca juga: Wakapolda Jambi Lepas 450 Paket Baksos untuk Warga Kota Jambi Terdampak Covid-19
Fenomena Aphelion
Aphelion merupakan merupakan fenomen dimana posisi Bumi berada pada titik terjauh dengan Matahari.
Lantas bagaimana kaitan fenomena Aphelion dengan cuaca dingini saat ini?
Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Herizal, mengatakan Aphelion merupakan fenomena astronomis yang terjadi setahun sekali pada kisaran bulan Juli.
Herizal mengatakan bahwa posisi matahari memang berada pada titik jarak terjauh dari bumi (aphelion), namun kondisi tersebut tidak berpengaruh banyak pada fenomena atmosfer permukaan.
"Secara umum wilayah Indonesia berada pada periode musim kemarau. Hal ini menyebabkan seolah aphelion memiliki dampak penurunan suhu di Indonesia, sehingga terasa lebih dingin dari biasanya," kata dia. (*)
SUMBER : Tribunnews.com /Penulis: Arif Tio Buqi Abdulah