Apa itu Terapi Plasma Konvalesen untuk Pasien Covid-19? Apa Saja Syarat Jadi Pendonor?

Apa itu terapi plasma konvalesen pada pasien Covid-19? Terapi plasma konvalesen menjadi salah satu metode terapi yang digunakan untuk menyembuhkan

Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUN LAMPUNG/TRIBUN LAMPUNG/Deni Saputra
Seorang penyintas Covid 19 mendonorkan plasma konvalesen di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Lampung, Jalan Sam Ratulangi, Penengahan, Tanjungkarang Barat, Jumat (25/6/2021). 

Dr. Theresia menjelaskan bahwa ada kategori seseorang bisa mendapatkan donor plasma konvalesen.

"Plasma konvalesen itu diberikan terutama pada stadium Covid sedang," kata Dr. Theresia.

Covid-19 sedang adalah seseorang yang sulit bernapas.

Oleh karena itu, pasien Covid-19 dengan gejala sulit bernapas dan demam maka perlu diberikan plasma konvalesen.

Waktu yang tepat untuk diberikan terapi plasma kovalesen paling lambat seminggu setelah positif.

Baca juga: Perampok Bank di Pagaralam Sumsel Sandera Karyawati, Uang di Ruang Teller Habis Disikat

Baca juga: Link Download Lagu DJ Full Remix Spesial DJ TikTok 2021 24 Jam, Ada DJ Opus, DJ Nanda Lia, DJ Slow

"Satu minggu pertama kalau demam, paling telat tiga hari sejak napas tidak enak atau sesak," jelas Dr. Theresia.

- Harus orang yang pernah terinfeksi Covid-19, dengan bukti swab PCR hasil positif

- Swab PCR kedua dengan hasil negatif atau 14 hari bebas gejala dan dinyatakan sembuh oleh dokter yang merawat

- Tidak boleh wanita hamil, melahirkan atau keguguran

- Diutamakan pria, dan/atau wanita yang masih singel

- Memiliki antibodi

Adapun tata cara mendaftar sebagai pendonor plasma konvalesen, dikutip dari laman UDD (Unit Donor Darah) PMI:

Cara Mendaftar sebagai Pendonor Plasma Konvalesen

- Kunjungi laman plasmakonvalesen.covid19.go.id

- Klik 'Donor Sekarang' atau klik tombol 'Formulir Pendaftaran'

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved