Breaking News:

Advetorial

Rancangan KUA PPAS Anggaran 2022, Bupati Batanghari Sebut Belanja Daerah Capai Rp 1,5 Triliun

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Batanghari, Anita Yasmin didampingi Wakil Ketua I dan II serta Sekretaris Dewan. Dihadiri seluruh anggota dewan, f

Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ist
Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) anggaran 2022. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) anggaran 2022, pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batanghari di ruang pola gedung DPRD, Rabu (14/7/2021).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Batanghari, Anita Yasmin didampingi Wakil Ketua I dan II serta Sekretaris Dewan. Dihadiri seluruh anggota dewan, forkompimda, Sekretaris Daerah, Kepala OPD, Camat, Lurah Kepala Desa dan Ketua BPD dalam se Kabupaten Batanghari.

Fadhil Arief mengatakan KUA PPAS disusun sesuai dengan amanat peraturan pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Bahwa Kepala Daerah menyampaikan rancangan KUA dan rancangan PPAS kepada DPRD paling lambat Minggu kedua pada Juli untuk dibahas dan disepakati bersama antar Kepala Daerah dan DPRD.

“Melalui forum ini, saya mengajak kita semua ikut berkontribusi dan memperkuat sinergi untuk mewujudkan Kabupaten Batanghari menjadi daerah yang terdepan masyarakatnya yang agamis, kondisi kehidupan yang nyaman, aktif dan membudayakan kembali nilai gotong royong,” katanya.

Rancangan KUA dan PPAS disusun sebagai panduan agar disetiap rencana alokasi sumber pendanaan pemerintah, belanja dan pembiayaan daerah memiliki arah kebijkan yang jelas dan tepat.

Sehingga menjamin adanya efesiensi dan efektifitas dalam pencapaian tujuan serta hasil yang ingin dicapai.

Berdasarkan kebijakan pendapatan daerah terebut sehingga plafon anggaran sementara pendapatan daerah anggaran 2022 sebesar Rp 1.359.003.603.802 terdiri dari pendapatan asli daerah, sebesar Rp 138.864.634.563. Pendapatan transfer sebesar Rp 1.175.138.869.239 dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 45.000.000.000.

“Kebijakan umum belanja pada prinsipnya untuk upaya peningkatan pelayanan publik, memperbaiki dan meningkatakan kesejahteraan masyarakat serta kemajuan daerah Kabupaten Batanghari,” ujarnya.

Sementara itu, capaian anggaran pada 2022 mendatang terkait belanja daerah yang ditetapkan Pemkab Batanghari sebesar Rp 1.555.003.603.802. Selain itu kebijakan pengeluaran pembiayaan pada anggaran 2022 direncanakan sebesar Rp 14.000.000.000.

“Kita harapkan dukungan dan sinergi dari semua pihak terutama DPRD Kabupaten Batanghari. Saya berharap kiranya dapat dibahas dan disepakati bersama dalam bentuk nota kesepakatan antara Pemda dan DPRD Batanghari,” pungkasnya.

Baca juga: Meski PPKM Mikro Diberlakukan, Masih Ada yang Berkunjung ke Wisata Danau Sipin Kota Jambi

Baca juga: Rekor Baru Covid-19 Jambi, Bertambah 400 Kasus Positif Pada 14 Juli 2021

Baca juga: Nilai Tukar Petani Provinsi Jambi Juni 2021 Turun 0,01 Persen

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved