Jumat, 24 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Renungan Kristen

Renungan Harian Kristen - Allah Itu Setia, Dia Tidak Pernah Ingkar Janji

Bacaan ayat: Nehemia 1:5 (BIMK) "Ya TUHAN Allah penguasa di surga. Engkau Allah yang Besar dan kami menghadap Engkau dengan penuh rasa takut. Engkau

Editor: Suci Rahayu PK
Istimewa
Ilustrasi yesus 

Allah Itu Setia, Dia Tidak Pernah Ingkar Janji

Bacaan ayat: Nehemia 1:5 (BIMK) "Ya TUHAN Allah penguasa di surga. Engkau Allah yang Besar dan kami menghadap Engkau dengan penuh rasa takut. Engkau tetap setia dan memegang janji-Mu kepada orang yang cinta kepada-Mu dan mentaati perintah-Mu.

Oleh Pdt Feri Nugroho

Pdt Feri Nugroho
Pdt Feri Nugroho (Instagram @ferinugroho77)

'Merpati tidak pernah ingkar janji.' Ungkapan ini ingin memberikan nasihat bahwa sepasang kekasih yang telah berjanji untuk saling mencintai dapat mencontoh merpati yang selalu setia dengan pasangannya, meskipun terpaut jarak yang sangat jauh.

Merpati akan terbang secepat mungkin untuk kembali dan menemukan pasangannya.

Ikatan kasih mereka kuat. Dimanapun pasangannya berada, merpati pasti akan menemukannya. Inilah yang sering diperlombakan para penggemar merpati.

Kecepatan dan ketepatannya menemukan pasangan akan menentukan bahwa sepasang merpati akan dinyatakan sebagai pemenang.

Dalam kehidupan beriman, sudah seharusnya kesetiaan kepada Tuhan menjadi kunci utama agar tenang dalam menjalani kehidupan.

Persoalannya, banyak orang yang meragukan kesetiaan Tuhan dalam kehidupannya.

Jika keadaan baik-baik saja, tentu dengan mudah ia menyatakan bahwa Tuhan itu baik. Tuhan itu setia. Tuhan itu tempat berpengharapan dan bernaung.

Tuhan itu kasih dalam semua keputusan dan tindakan-Nya. Kemanapun manusia berada, pasti akan di sertai dan dilindungi. Andai hilangpun pasti akan dicari.

Persoalannya, tidak setiap waktu keadaan akan baik-baik saja. Dalam penilai terbatas sebagai manusia, saat tertentu dirasakan bahwa Tuhan itu jauh.

Baca juga: Renungan Harian Kristen - Menderita Itu Beruntung, Karena Iman Akan Semakin Dewasa

Kegagalan, pengharapan yang tidak tercapai, sakit penyakit, berbagai persoalan hidup, pertentangan, permusuhan, dan bayak hal lain; menjadi tempat yang rawan bagi seseorang untuk mulai meragukan kesetiaan Tuhan.

Semua orang dipastikan percaya bahwa Tuhan itu selalu baik, namun tidak setiap orang akan mampu mempertahankan keyakinan akan kebaikan Tuhan tersebut saat badai buruk melanda.

Anggaplah jika memang benar bahwa Tuhan tidak setia dan Dia ingkar janji, apakah yang akan terjadi dengan kehidupan.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved