Penanganan Covid
Terapi Cuci Hidung saat Terpapar Covid-19 Bisa Jadi Cara untuk Membersihkan Virus, Begini Caranya
Tak hanya obat, pasien positif Covid-19 yang isolasi mandiri juga bisa menjalankan terapi cuci hidung. Terapi cuci hidung dapat membersihkan Covid-19.
“Penggunaan garam tidak dibenarkan, karena konsentrasinya tidak tepat. Ini bisa menyebabka mukosa atau lapisan hidung menjadi rusak atau iritasi,” jelas dr. Fikry yang juga berpraktik di RSCM, Jakarta.
“Bakteri atau flora normal yang ada di hidung, tenggorokan atau mulut bisa ikut musnah jika melakukan cuci hidung menggunakan garam,” imbuhnya.
Sedangkan terapi cuci hidung untuk pasien Covid-19, menurut dr. Fikry bisa dilakukan minimal tiga kali sehari.
Berikut langkah-langkah cuci hidung:
1. Cuci tangan dengan 6 langkah sebelum melakukan cuci hidung
2. Ambil cairan NaCl dengan spuit
3. Kepala dimiringkan ke kiri, masukan spuit ke lubang hidung kanan dengan memakai tangan kanan
4. Mulut dibuka, tahan napas
5. Semprotkan dengan kuat
6. Keluarkan sisa cairan di hidung
7. Lakukan arah sebaliknya, dengan kepala dimiringkan ke kanan, masukan spuit kedalam lubang hidung kiri dengan memakai tangan kiri .
“Cuci hidung aman dilakukan sendiri di rumah, asalkan dengan cairan yang tepat,” pungkas dr. Fikry.
Obat yang Disiapakan Saat Isolasi Mandiri
Beberapa waktu sempat beredar dapa obat yang diperlukan selama isolasi mandiri.
Ada lima jenis obat yang tertulis dalam pesan berantai tersebut.
- Azytromycin 500 mg
- Favipiravir (Avugan-Indofarma) 600 mg
- Fluimucil Eff 600 mg
- Dexamethasone 0,5
- Paracetamol 500 mg