Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen - Memilih Pergaulan yang Benar Untuk Hidup Benar
Bacaan ayat: 1 Korintus 15:33 (TB) Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik. Pada dasarnya manusia ketika dilahirkan
Memilih Pergaulan yang Benar Untuk Hidup Benar
Bacaan ayat: 1 Korintus 15:33 (TB) Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.
Oleh Pdt Feri Nugroho
Pada dasarnya manusia ketika dilahirkan memiliki potensi universal untuk menjadi apa saja dan siapa saja.
Fakta bahwa manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah, membuat manusia pada posisi mempunyai potensi berupa kemampuan untuk melakukan apa yang Allah lakukan bagi ciptaan.
Itulah sebabnya mandat untuk memelihara dan mengelola serta menguasai bumi melekat kuat pada pundak setiap orang.
Potensi tersebut menyempit ketika hanya dua wajah yang dikenalnya ketika lahir.
Wajah itu hadir untuk memelihara dan mendampinginya untuk mengenal kehidupan.
Wajah ayah-bunda, menjadi wajah pertama untuk mengenal dunia.
Perilaku, penilaian, cara paham, bahasa, dan lain-lain; dikenal seorang anak melalui mereka.
Orang tua berada pada posisi pertama menciptakan pergaulan bagi seorang anak tentang bagaimana menjalani kehidupan.
Setiap pelajaran direkam dalam memori otak, setiap perilaku diteladani, setiap ekspresi dipelajari; sampai akhirnya melekat menjadi kebiasaan, yang menguat menjadi kepribadian.
Seiring waktu, kehadiran saudara, teman, keluarga besar, para tetangga, setiap orang yang dijumpai; juga memberikan pengaruh.
Dalam proses pembelajaran tersebut, terjadi perluasan makna terhadap pengalaman yang terjadi, menilai segala sesuatu dalam nilai benar atau salah, keluasan cakrawala pandang terjadi dan berpengaruh kuat pada setiap penilaian yang dilakukan.
Maka tepat jika Paulus memberi kesimpulan bahwa, 'Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.'
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/26042019_teman.jpg)