Breaking News:

Berita Muarojambi

Sering Tergenang Banjir, Drainase di Perumahan Perbatasan Kota Jambi dan Muarojambi akan Diperbaiki

Kata Yultasmi, kawasan perumahan di Kabupaten Muarojambi yang berbatas dengan Kota Jambi saat musim hujan, sering mengalami terjadinya banjir dadakan

Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ist
Sering Tergenang Banjir, Drainase di Perumahan Perbatasan Kota Jambi dan Muarojambi akan Diperbaiki 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Sering tergenang banjir saat musim hujan, drainase di kawasan perumahan Karya Mandiri dan Namura yang perbatasan Muarojambi dan Kota Jambi akan dilebarkan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas PUPR Muarojambi Yultasmi saat ditemui di ruang kerjanya.

Kata Yultasmi, kawasan perumahan di Kabupaten Muarojambi yang berbatas dengan Kota Jambi saat musim hujan, sering mengalami terjadinya banjir dadakan seperti di Perumahan Namura dan Karya Mandiri yang berada di Kecamatan Jaluko.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Muarojambi melalui Dinas PUPR, tahun ini akan melakukan pelebaran terhadap drainase tersebut,"kata Yultasmi Kamis (8/7/2021).

Ia juga mengungkapkan, pelebaran drainase itu guna mengantisipasi kedepannya tidak terjadi lagi banjir saat musim hujan.

"Saat ini, saluran irigasi atau drainase di perbatasan wilayah Muarojambi dan Kota Jambi itu sedang dilakukan penanganan oleh PUPR Kota Jambi, di lokasi itu juga telah disepakati dengan perwakilan pemerintah desa, kecamatan, perwakilan warga sekitar, dan Dinas PUPR Muarojambi,"ungkapnya.

Katanya, PUPR Kota Jambi juga mengupayakan penanganan genangan air pada lokasi pemukiman warga perlu ada rekonstruksi jalur saluran dan pelebaran saluran serta pembuatan kolam retensi.

Ia juga menambahkan untuk meningkatkan daya tampung dan fungsi saluran di area perbatasan juga sudah disepakati disatukan antara alur saluran irigasi Muarojambi dan Kota jambi dengan dimensi saluran yang diperlebar.

"Untuk pelaksanaannya disepakati dapat diteruskan oleh dan dengan anggaran PUPR Kota Jambi yang saat ini sedang ada kegiatan di lokasi tersebut, terhadap lahan yang kena alur pelebaran dan terdampak konstruksi terlebih dahulu dengan izin dan persetujuan serta pengawasan warga pemilik lahan sekitar lokasi,"tutupnya.

Baca juga: Ruang ICU Covid-19 di RSUD Abdul Manap Telah Difungsikan, Begini Pelayanannya

Baca juga: Ramai Rumah Sakit Coid-19 Khusus Pejabat, Asrul Sani: Itu Diskriminatif

Baca juga: Kurs Dollar Rupiah BCA Hari Ini 8 Juli 2021, Cek Dulu Sebelum Tukar Valas

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved