Breaking News:

Berita Tanjabtim

Pembeli Hewan Kurban Tahun Ini Diprediksi Melonjak, Peternak di Tanjabtim Gelar Pasar Luar Daerah

Dikatakan Lamikun, salah satu peternak sapi di Desa Kotabaru, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjabtim mengatakan untuk tahun ini ada peningkatan terkai

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
tribunjambi/abdullah usman
Ilustrasi hewan kurban. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Pembeli hewan kurban tahun ini diperkirakan melonjak dari tahun sebelumnya. Para peternak mengadakan pasar luar kabupaten untuk peroleh hasil maksimal.

Dikatakan Lamikun, salah satu peternak sapi di Desa Kotabaru, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjabtim mengatakan untuk tahun ini ada peningkatan terkait minat beli hewan kurban jika dibanding tahun sebelumnya.

"Jika dibanding tahun sebelumnya, tahun ini jumlah pembeli hewan kurban meningkat sekitar 20 persen," ujarnya belum lama ini.

Lanjutnya untuk harga sapi sendiri saat ini bervariasi, namun untuk siap kurban rata-rata dibandrol dengan harga Rp 15 juta keatas. Namun untuk jenis yang bagus bisa Rp 20 jutaan, seperti limosin, brangus, dan metal.

Dalam pemasarannya, para peternak lebih menyasar ke pasar luar Kabupaten maupun Provinsi. Karena harga jual sapi di luar lebih tinggi dan tentu dapat mempengaruhi nilai tukar bagi para peternak sapi.

"Sementara untuk harga jual sapi, kalau sapi tidak bisa di kirim ke Batam, sepertinya peternak di wilayah ini tidak bisa menikmati hasil yang memuaskan. Kalau untuk jual lokal harganya murah, jadi kurang memadai, " jelasnya.

Lamikun bilang, dalam bisnisnya tersebut, tentunya ada kendala yang dihadapi, seperti resiko adanya hewan ternak yang sakit. Yang jelas jembrana sekarang merugikan pedagang, sebab sebagai pedagang tahunya sapi yang dibeli bentuknya sehat, tapi ternyata sudah terinfeksi jembrana. Jadi kalau sudah sampai di kandang pedagang sekian hari mati, itu resiko yang besar.

"Untuk bibit tidak tentu dapat nya dari mana, kadang minta kiriman dari Lampung, kadang dari pasar ternak muara Bulian. Akan tetapi untuk jenis sapi yang diminati masyarakat adalah sapi Bali," pungkasnya.

Baca juga: 10 Instansi Ini Paling Sedikit Pesaingnya di CPNS 2021 Karena Sepi Peminat, Buruan Daftarnya

Baca juga: Melebihi Target, Pemprov Jambi Dapat Rp 88,1 Miliar Dari Pemutihan Pajak Tahun 2021

Baca juga: Ini Skenario Disiapkan Pemerintah Jika Kasus Covid Terus Naik Walau PPKM Darurat Sudah Dilaksanakan

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved