Breaking News:

Salat Idul Adha

Sarolangun Boleh Menggelar Salat Idul Adha Asal Mematuhi Persyaratan

Berita Sarolangun-Lantaran angka covid yang terus meningkat, Pemerintah mengambil kebijakan untuk daerah tersebut..

Penulis: Rifani Halim | Editor: Nani Rachmaini
Rifani halim
M Syatar 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Salat Idul Adha 1442 Hijriyah, di Kabupaten Sarolangun diperbolehkan dengan syarat setiap masjid wajib patuhi Protokol Kesehatan.

Syatar kepala Kementerian agama kabupaten Sarolangun mengatakan, berdasar edaran Menteri Agama Nomor 15 tahun 2021, bahwa ada dua provinsi yang dilakukan PPKM darurat yakni Pulau Jawa dan Bali. 

Lantaran angka covid yang terus meningkat, Pemerintah mengambil kebijakan untuk daerah tersebut tidak diperkenanankan melaksanakan salat idul adha.

"Untuk Sarolangun zona kita masih kuning, artinya masih boleh dilakukan salat idul adha. Namun para jemaah harus benar-benar mentaati prokes," kata Syatar, Senin (5/7/2021).

Lanjutnya, memang sering terjadi pelanggaran, pasalnya minim sekali pemahaman masyarakat. Pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, baik di majelis taklim bahkan di setiap salat jum'at.

"Kita selalu sosialisasikan kepada masyatakat, melalui tim kita mulai dari KUA, tim penyuluh dan sebagainya. Agar menyampaikan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi prokes," katanya.

Sulitnya, sebagian masyarakat yang tinggal di desa khususnya orang yang sudah lanjut usia. Tentu merasakan ada yang aneh ketika salat dilakukan dengan cara yang berjarak. Diakuinya bahwa pola pikir ini yang sulit untuk dirasionalkan, sementara keadaan terus mencekam.

"Kadang orang tua dulu, ketika salat dan safnya berjarak mereka merasa aneh. Dan ini susah sekali untuk memberikan pemahaman terhadap mereka, akhirnya kita juga tidak begitu ketat untuk melarangnya," bebernya

Masyarakat bisa mendukung setiap program pemerintah, dalam memutuskan mata rantai penyebaran virus covid-19 tersebut. Salah satunya dengan cara memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak. 

"Mari bersama kita dukung pemerintah agar pandemi ini cepat berlalu, sehingga kita bisa nyaman kembali dalam melaksanakan aktivitas kita sehari-hari seperti semula," tuturnya.

Baca berita terkait, klik Idul Adha 2021

Baca juga: Polda Jambi Catat 57 Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan hingga Awal Juli 2021 & Data Daerah Rawan

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved