BPS: Nilai Ekspor Jambi Mei 2021 Meningkat Sebesar 9,96 Persen

Wahyudin, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi mengatakan, Penyebab utama naiknya nilai ekspor Provinsi Jambi bulan Mei 2021 adalah naiknya eks

Penulis: Vira Ramadhani | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ist
Wahyudin, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Nilai ekspor Provinsi Jambi pada bulan Mei 2021 naik sebesar 9,96 persen dibandingkan bulan sebelumnya yaitu dari US$ 162,61 juta pada bulan April 2021 menjadi US$ 178,80 juta pada bulan Mei 2021.

Wahyudin, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi mengatakan, Penyebab utama naiknya nilai ekspor Provinsi Jambi bulan Mei 2021 adalah naiknya ekspor pada komoditi minyak nabati, komoditi migas, serta komoditi batubara.

“Nilai ekspor sampai bulan Mei 2021 yaitu sebesar US$ 852,33 juta, lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2020, yaitu naik sebesar 10,41 persen,” ujarnya saat menyampaikan berita resmi statistik melalui meeting zoom beberapa waktu lalu.

Kontribusi terbesar terhadap total ekspor di Jambi adalah ekspor kelompok Pertambangan yaitu sebesar 52,55 persen, diikuti Kelompok Industri sebesar 37,35 persen, dan Kelompok Pertanian sebesar 10,10 persen.

“Bila dirinci menurut komoditi, Kelompok Industri didominasi oleh karet dan olahannya yang memberikan kontribusi mencapai 23,35 persen,” ungkapnya.

“Penyumbang kontribusi terbesar dari Kelompok Pertambangan yaitu minyak dan gas yang mencapai 50,42 persen. Sedangkan dari Kelompok Pertanian, komoditi pinang memiliki sumbangan 8,20 persen,” tambahnya.

Selain itu, Secara umum nilai ekspor asal Provinsi Jambi pada Bulan Mei 2021 ke beberapa negara utama mengalami kenaikan.

“Ekspor Jambi yang mengalami kenaikan adalah ke Singapura, Malaysia, Cina, Jepang, Australia, dan Taiwan. Sedangkan pergerakan turunnya nilai ekspor dapat diamati ke negara Thailand, Jerman, Amerika Serikat, India, dan Korea Selatan,” ujarnya.

Lalu, Sampai dengan Bulan Mei 2021 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, menunjukkan bahwa secara umum transaksi ekspor mengalami kenaikan.

Namun demikian, ada beberapa transaksi ekspor ke berbagai negara mengalami penurunan. Penurunan terjadi pada ekspor ke Jerman, Perancis, Inggris, Cina, Jepang, Australia, Korea Selatan, dan Taiwan.

“Ekspor terbesar adalah komoditi Migas yang pada bulan ini diekspor ke Singapura. Komoditi Minyak Nabati terbanyak diekspor ke Malaysia, Jepang, dan Thailand. Komoditi Karet dan Olahannya terbanyak diekspor ke Jepang, India, dan Amerika Serikat,” katanya.

Ekspor terbesar adalah ke negara Singapura sebesar 57,79 persen dengan komoditi utama yaitu komoditi migas serta komoditi kopi, teh, dan rempah.

Selanjutnya adalah ekspor ke Jepang sebesar 10,61 persen dengan komoditi utama adalah komoditi minyak nabati, komoditi karet dan olahannya, serta komoditi kayu lapis.

Sedangkan komoditi terbesar yang diekspor ke Malaysia adalah komoditi minyak nabati, komoditi batubara, serta komoditi kopi, teh, dan rempah.

“Kegiatan ekspor pada Bulan Mei 2021 melalui Pelabuhan di Jambi sebesar US$ 75,99 juta dengan rincian komoditi asal Jambi US$ 73,95 juta dan komoditi yang berasal dari luar Jambi sebesar US$ 2,04 juta,” ujarnya

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved