Breaking News:

Dinas Koperasi Provinsi Jambi Gelar pelatihan Tenaga Pendamping

Tenaga pendamping sebagai mitra pelaku usaha koperasi dan UKM dituntut dapat membantu penyusunan rencana strategis dan pemasaran produk koperasi

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Istimewa
Dinas koperasi dan Usaha Kecil Mikro provinsi jambi mengadakan pelatihan pembekalan tenaga pendamping selama tiga hari di Grand Hotel. Acara dibuka langsung kepala dinas koperasi dan UKM Hamdan, SH,M.Si., didampingi Kabid koperasi Dr.Puti Orizawaty,SH.MH. Senin (28/6). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tenaga pendamping sebagai mitra pelaku usaha koperasi dan UKM dituntut dapat membantu penyusunan rencana strategis dan pemasaran produk koperasi dan UKM.

Dinas koperasi dan Usaha Kecil Mikro provinsi jambi mengadakan pelatihan pembekalan tenaga pendamping selama tiga hari di Grand Hotel.

Acara dibuka langsung kepala dinas koperasi dan UKM Hamdan, SH,M.Si., didampingi Kabid koperasi Dr.Puti Orizawaty,SH.MH. Senin (28/6).

"Pelatihan ini agar tenaga pendamping dapat menambah pengetahuannya, melaksanakan tugas dilapangan dengan baik dan benar," ujar Hamdan.

Dinas koperasi dan Usaha Kecil Mikro provinsi jambi mengadakan pelatihan pembekalan tenaga pendamping selama tiga hari di Grand Hotel. Acara dibuka langsung kepala dinas koperasi dan UKM Hamdan, SH,M.Si., didampingi Kabid koperasi Dr.Puti Orizawaty,SH.MH. Senin (28/6).
Dinas koperasi dan Usaha Kecil Mikro provinsi jambi mengadakan pelatihan pembekalan tenaga pendamping selama tiga hari di Grand Hotel. Acara dibuka langsung kepala dinas koperasi dan UKM Hamdan, SH,M.Si., didampingi Kabid koperasi Dr.Puti Orizawaty,SH.MH. Senin (28/6). (Istimewa)

Peserta pelatihan adalah tenaga pendamping dari kabupaten/kota se-provinsi jambi, dengan narasumber berasal dari kementerian koperasi RI, dinas koperasi dan ukm provinsi jambi, praktisi, akademisi dan pejabat dilingkungan dinas koperasi dan ukm provinsi jambi.

Kadis menambahkan bahwa program pemberdayaan koperasi dan UKM diawali dengan proses peningkatan kapasitas sumber daya manusia sebagai pelaksana kegiatan koperasi dan UKM.

Baca juga: Sangar Saat Lawan Sopir Truk di Tanjung Priok, Pengendara Pajero Sport Tertunduk Saat Diciduk Polisi

Baca juga: Foto Masa Kecil Arya Saloka Diunggah Sang Kakak, Ungkap Fakta Unik Tentang Keluarga

Baca juga: Dua Oknum Satpol PP di Pos Jaga Kantor Bupati Muarojambi Asyik Pakai Sabu Hingga Ditangkap Polisi

"Permasalahan koperasi dan UKM dari aspek modal, akses pasar dan teknologi diharapkan dapat ditangani oleh tenaga pendamping koperasi dan UKM", tambahnya.

Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan pelatihan ini adalah meningkatkan kemampuan tenaga pendamping, pengembangan koperasi dalam upaya meningkatkan ekonomi kerakyatan, meningkatkan kemampuan SDM tenaga pendamping, dan menuntut tenaga pendamping bisa berkompetisi memajukan usaha koperasi.

Baca juga: Manfaat Oatmeal untuk Menurunkan Kolesterol Sekaligus Menstabilkan Gula Darah

Baca juga: Daftar Harga HP Samsung Bulan Juni 2021 Lengkap, Galaxy A01 Core hingga Z Fold 2

Baca juga: Kesaksian Mengerikan Pekerja Proyek Jembatan di Papua, Dihadang KKB dan Ditembaki Jarak 20 Meter

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved