Home and Garden
Cara Membuat Cabai Rawit agar Cepat Berbuah, Gunakan Micin untuk Pemupukan
Cara membuat cabai rawit cepat berbuah di polybag. Berikut ini cara mendapatkan biji cabai rawit organik dari tanaman cabai yang sudah kering.
Tribunjambi.com - Simak cara membuat cabai rawit cepat berbuah di polybag.
Cabai rawit menjadi kebutuhan dapur bagi si pecinta pedas.
Rasa pedasnya membuat penikmat jadi ketagihan dan menambah nafsu makan.
Untuk mendapatkan biji cabai terbaik perlu perawatan terbaik pula.
Melansir dari kanal YouTube Tanaman Rumah, Kamis (17/06/2021), berikut ini cara menanam cabai rawit di polybag.
Persiapan bibit
Berikut ini cara mendapatkan biji cabai rawit organik dari tanaman cabai yang sudah kering:
- Keluarkan biji cabai rawit yang sudah matang, lalu pisahkan daging dan bijinya.
- Rendam biji pada air dan buang biji yang mengapung. Gunakan biji yang tenggelam sebagai bibit.
- Tiriskan biji cabai yang sudah direndam air dan jemur di bawah sinar matahari hingga kering. Kini, biji cabai rawit sudah bisa digunakan untuk penyemaian.
Cara menyemai biji cabai rawit
Setelah memperoleh biji cabai rawit yang telah dikeringkan, langkah selanjutnya menyemai biji cabai rawit. Berikut ini langkah menyemai biji cabai rawit:
Persiapkan media semai , yakni campuran tanah humus yang telah digemburkan dengan pupuk kandang menggunakan perbandingan 1:1, kemudian aduk hingga tercampur rata.
Masukkan media semai ke botol plastik, lalu taburkan biji cabai yang sudah dikeringkan secara merata dengan memberikan jarak dan jangan terlalu padat.
Tutup biji cabai dengan media tanah dan pastikan semua bagian tertutup tanah. Kemudian, siram dengan air sedikit demi sedikit dan hati-hati. Tutup persemaian dengan plastik gelap, lalu letakkan di tempat teduh.
Diharapkan tunas akan muncul setelah tiga sampai lima hari persemaian. Untuk perawatan, cukup siram biji cabai dengan air setiap hari dan tidak perlu menggunakan pupuk.

Baca juga: Cara Mengusir Cicak - Pakai Cangkang Telur, Bubuk Cabai, Serai dan Kantong Teh
Proses penanaman ke polybag
Setelah tunas cabai rawit tumbuh dan berusia dua minggu, kini saatnya memindahkan tunas ke media tanam yang lebih besar, yakni polybag. Berikut proses atau cara menanam cabai rawit di polybag:
Siapkan media tanam dengan campuran tanah dan pupuk kandang menggunakan perbandingan 1:1 , lalu tambahkan kompos daun dan arang kayu yang sudah dihaluskan.
Campur semua bahan hingga merata. Kemudian, masukkan ke polybag berukuran 40x50 sentimeter dan tanaman bibit cabai.
Cabut bibit cabai rawit perlahan agar tidak merusak akar. Sebelum pemindahan media tanam, siram dulu bibit agar mudah dicabut. Selanjutnya, masukkan bibit ke polybag.
Perawatan tanaman
Setelah dipindahkan ke polybag, langkah berikutnya merawat tanaman cabai rawit agar cepat berbuah dan panen. Nah, berikut ini langkah-langkah merawat tanaman cabai rawit
Penyiraman
Lakukan penyiraman setiap pagi atau sore hari agar kebutuhan airnya tercukupi.
Pencegahan hama
Untuk mencegah hama atau jamur pada tanaman cabai rawit, kamu bisa menggunakan pestisida organik dengan campuran bawang putih atau limbah puntung rokok.
Selain mencegah hama, cara ini juga berfungsi mempertahankan kesuburan daun. Dosis yang digunakan adalah 50 mililiter pestisida untuk dua liter air.

Baca juga: Cara Merawat Tanaman Cabai Agar Berbuah Lebat - Pupuk dengan Micin dan Garam
Pupuk
Kamu bisa menggunakan micin untuk pemupukan tanaman cabai organik. Dosis yang digunakan ialah satu sendok makan micin untuk dua liter air.
Aplikasikan pupuk ini pada seluruh bagian tanaman setiap lima hingga tujuh hari sekali hingga tanaman berbunga.
Jika sudah berbuah, berikan satu sendok makan micin untuk dua liter air dengan takaran 250 mililiter per polybag setiap lima sampai tujuh hari sekali.
Itulah cara menanam cabai rawit di polybag. Semoga bermanfaat.
Sumber: Kompas.com
Berita lain terkait home and garden