Breaking News:

Berita Sarolangun

Wacana Dikenakannya PPN pada Sembako Menuai Reaksi Pedagang di Sarolangun, Sebagian Mencibir

Secara remi pihaknya belum mendapatkan surat edaran terhadap wacana tersebut, atau informasi resmi dari pemerintah pusat.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/rifani halim
Ilustrasi. Pedagang di pasar 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Santernya Informasi atas wacana pajak pertambahan nilai PPN, menuai cibiran dari beberapa pedagang di kabupaten Sarolangun.

Menanggapi hal itu kepala dinas perdagangan dan Koperasi UMKM Sarolangun, Kasiyadi menyatakan pihak baru mendapatkan informasi dari pemberitaan yang kini sedang heboh di masyarakat.

Secara resmi pihaknya belum mendapatkan surat edaran terhadap wacana tersebut, atau informasi resmi dari pemerintah pusat.

"Belum ada surat resmi dari kemenkeu ke kami tentang implementasi ppn sembako, mungkin lebih tepatnyo ke Kantor Pajak yg di depan Hotel Abadi. Sayo cuma tahu sekilas dari televisi," katanya, saat dikonfirmasi Tribun Jambi, Rabu (16/6/2021).

Lebih lanjut, wacana PPN sembako tersebut yang jelas belum ada kepastian implementasi resmi.

Pandangan dinas Perindagkop sarolangun mewakili masyarakat terhadap isu tersebut tentu saja kurang sepihak. Pasalnya akan menimbulkan polemik yang baru dan akan menambah beban para pedagang sembako terkhusus di kabupaten Sarolangun.

"Suasana pandemi seperti saat ini seharusnya para pelaku usaha sembako harus mendapatkan dukungan, baik berbentuk dukungan dana atau penurunan suku bunga kredit. PPN mobil saja dapat keringanan dari pemerintah yg mana menurut saya orang yg beli mobil tentu orang yg punya penghasilan lebih sementara untuk pedagang sembako rata-rata mereka berjualan untuk bertahan hidup. Namun demikian ketika pemerintah sudah menetapkan aturan mau tidak mau suka dan tidak suka masyarakat tetap harus mematuhi," tulisnya.

(Tribun Jambi.com /rifani halim)

Baca juga: Meski Turun ke Zona Orange, Satgas Covid-19 Tebo Minta Masyarakat Perketat Prokes

Baca juga: Temuan Pengerjaan yang Jerat Pjs Kades dan Sekdes Sungai Tering, Kerugian Negara Sampai Rp 287 Juta

Baca juga: Polda Jambi Akhirnya Dalami Kasus Pemukulan oleh Anggota Satpol PP Kota Jambi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved