Gempa Batanghari
Pusat Gempa Batanghari Berada di Desa Jebak Kecamatan Muara Tembesi
Pusat Gempa Batanghari Berada di Desa Jebak Kecamatan Muara Tembesi.Terjadi gempa di Batanghari Provinsi Jambi, Selasa (15/6/2021) pukul 18.20 WIB.
Penulis: A Musawira | Editor: Suang Sitanggang
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Terjadi gempa di Batanghari Provinsi Jambi, Selasa (15/6/2021) pukul 18.20 WIB.
BMKG merilis pusat gempabumi di koordinat 1.86 LS-103.18 BT.
Berdasarkan penelusuran di google maps yang Tribun lakukan, koordinat tersebut berada di Desa Jebak, Kecamatan Muara Tembesi.
BMKG merilis gempa di darat ini bermagnitudo 3.8.
Pusat gempa berada pada kedalaman 10 kilometer.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batanghari, Syamral Lubis mengatakan hingga kini belum mendengarkan informasi kerusakan akibat gempa ini.
Menurut dia berdasarkan titik koordinat gempa bumi itu di sekitar Dusun Senami, Kecamatan Jebak.
Menurutnya bisa jadi gempa di Batanghari ini masih berkaitan dengan gempa sebelumnya yang berpusat di Merangin.
"Mungkin saja ini gempa susulan," kata Syamral Lubis.
Baca juga: Gempa Bermagnitudo 3.8 Terjadi di Batanghari Jambi dengan Kedalaman 10 Km
Dia mengimbau masyarakat tenang, dan pastikan bangunan tempat tinggal aman untuk ditempati.
Gempa di Batanghari ini masuk kategori gempa yang langka karena terjadi di wilayah yang memiliki keaktifan gempa yang rendah,
Gempa dangkal seperti ini bisasanya terjadi karena pathaan lokal yang belum terpetakan keaktifannya.
Gempa bumi dangkal merupakan jenis gempa yang hiposentrumnya berada kurang dari 60 km dari permukaan bumi.
Gempa bumi ini bila berkekuatan besar bisa timbulkan kerusakan yang besar.
Gempa bumi berdasar penyebab ada lima jenis,yakni gempa bumi tektonik, gempa bumi vulkanik, gempa bumi tumbukan, gempa bumi runtuhan, dan gempa bumi buatan.
Gempa bumi tektonik disebabkan adanya aktivitas pergeseran lempeng tektonik secara mendadak.
Gempa bumi vulkanik disebabkan aktivitas magma dan biasanya terjadi sebelum gunung api meletus.
Gempa bumi tumbukan disebabkan tumbukan meteor atau astroid yang jatuh ke Bumi.
Gempa bumi runtuhan biasanya terjadi di daerah gunung kapur atau pertambangan dan bersifat lokal.
Gempa bumi buatan disebabkan aktivitas manusia, misalnya aktivitas nuklir atau peledakan dinamit.
Baca juga: Gempa Bermagnitudo 3,8 SR Melanda Batanghari, BPBD Telusuri Lokasi Pasti Terdampak Gempa
Baca juga: Lama Diburu, Densus 88 Akhirnya Berhasil Tangkap Teroris Bom Gereja Katedral Makassar di Balikpapan
(Tribunjambi.com/Musa Wira/Suang Sitanggang)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/pusat-gempa-batanghari-di-tembesi.jpg)