Breaking News:

Berita Tanjabtim

Terus Merebaknya Kasus Covid 19 di Tanjabtim Waspadai Transmisi Lokal

Pemerintah Tanjabtim antisipasi penyebaran Covid 19 dengan pola transmisi lokal, ini penjelasan Dinas Kesehatan. Minggu (14/6)

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI/ABDULLAH USMAN
Terus Merebaknya Kasus Covid 19 Di Tanjabtim, Pemerintah Waspada Transmisi Lokal Tribun Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Pemerintah Tanjabtim antisipasi penyebaran Covid 19 dengan pola transmisi lokal, ini penjelasan Dinas Kesehatan. Minggu (14/6)

Pola penyebaran transmisi lokal dalam kasus Covid-19 telah merebak di Kabupaten Tanjung Jabung timur. Selama beberapa waktu sejak Covid-19 mewabah kasus-kasus impor melalui beberapa cluster sempat mendominasi di Kabupaten Tanjung Jabung timur.

Namun kondisi tersebut belakangan berbalik dan pola penyebaran transmisi lokal merebak, transmisi lokal sendiri terjadi di mana orang yang terinfeksi bukan karena bepergian ke suatu daerah atau bertemu dengan orang asing di luar wilayahnya.

Melainkan tertular dari media yang tidak diketahui secara pasti. Kemungkinannya bisa dari orang ke orang yang ada di daerahnya atau benda yang terkontaminasi virus yg ada di sekitar orang tersebut.

Kepala dinas kesehatan kabupaten Tanjung Jabung timur/ Ernawati mengatakan, mayoritas pasien Covid-19 yang terkonfirmasi di tanjabtim berasal dari transmisi lokal. secara kumulatif kasus terkonfirmasi hingga hari ini ada 170 kasus, dimana 140 diantaranya melakukan isolasi mandiri.

Dimana dari 11 Kecamatan Kecamatan Dua Kecamatan tertinggi yang melakukan isolasi mandiri yakni Kuala jambi 21 orang dan Dendang 44 orang. dan beberapa pasien lagi menjalankan isolasi di tempat yang telah disediakan Pemda

Dengan rincian 504 orang dinyatakan sembuh, dengan angka kematian akibat Covid 19 sudah 5 kasus. Akibat kasus tersebut beberapa Kecamatan masuk kategori zona merah dan orange.

Untuk mencegah kian maraknya transmisi lokal, pihak Dinas kesehatan berharap masyarakat kabupaten Tanjung Jabung timur diharapkan dapat mematuhi adanya program ppkm dan tetap mematuhi protokoler kesehatan. (usn)

Baca juga: Ancaman Karhutla, Pemkab Merangin Libatkan Semua Pihak Sosialisasi Bahaya Membakar Hutan dan Lahan

Baca juga: Teh Ninih Dibentak Putrinya Depan Umum, Sebut Sang Ibu Munafik, Ghaza Membela: Gak Habis Pikir

Baca juga: Jadwal EURO 2020 Jerman vs Prancis Live Streaming Mola TV Lengkap Prediksi Pertandingan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved