Breaking News:

Berita Tanjabbar

Kepsek di Tanjab Barat Dituntut 1,8 Tahun Penjara, Kasus Korupsi Dana BOS

Mantan kepala sekolah SD Negeri 04/V Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjab Barat dituntut bersalah oleh jaksa penuntut Kejari Janjab Barat

Penulis: Dedy Nurdin | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI/Dedy Nurdin
Nurmina, mantan kepsek SD Negeri 04/V Kualatungkal, Tanjab Barat saat menjalani sidang tuntutan di PN Tipikor Jambi, Senin (14/6/2021). 

TRIBUNJAMBI COM, JAMBI - Mantan kepala sekolah SD Negeri 04/V Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjab Barat dituntut bersalah oleh jaksa penuntut Kejari Janjab Barat dalam persidangan Senin (14/6/2021).

Nurminah dituntut melakukan tindak pidana korupsi, memperkaya diri sendiri atau orang lain serta menyalah gunakan jabatan yang mengakibatkan kerugian negara.

Sebagaiaman dalam dakwaan subsider. Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 3. Junto Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang undang RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Menutut agar majelis hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa selama satu tahun dan delapan bulan," ucap Jaksa Penuntut Aidil Raya Putera membacakan tuntutan.

Jaksa penuntut Kejari Tanjab Barat juga menuntut agar majelis hakim Pengadilan Negeri Tipikor Jambi menghukum terdakwa dengan pidana denda senilai 5p juta rupiah. Subsider tiga bulan kurungan penjara.

Untuk uang pengganti, Nurmina dituntut mengembalikan kerugian negara senilai 169 juta rupiah. Jika tidak dikembalikan dalam tempo satu bulan setelah keputusan pengadilan inkrah, maka harta benda terdakwa dapat disita.

Dalam hal tidak mencukupi, maka diganti dengan pidana penjara selama 10 bulan. "Memohon agar majelis hakim mempertimbangkan uang senilai 159 juta rupiah yang telah dititipkan terdakwa kepada Kejari Tanjab Barat sebagai pengembalian kerugian negara," ucap Aidil saat membacakan tuntutan.

Dalam tuntutannya Jaksa Penuntut Kejari Tanjab Barat mempertimbangkan hal yang yang memberatkan yakni terdakwa tidak jujur dan berterus terang selama persidangan.

Sementara pertimbangan yang meringankan yakni terdakwa belum pernah dihukum dan telah menitipkan uang pengembalian kerugian negara senilai 159 juta rupiah.

Atas tuntutan itu, majelis hakim yang diketuai Hakim Morailam Purba memberi waktu 14 hari kepada terdakwa dan penasehat hukumnya untuk menyampaikan pembelaannya.

Nurminah merupakan terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi dana BOS di SD Negeri 04/V Kuala Tungkal tahun anggaran 2018 sampai tahun 2020. Terdakwa merupakan kepala sekolah.

Pada penggunaan anggaran tersebut terdapat indikasi perbuatan melawan hukum. Hasil perhitungan kerugian negara yang dilakukan BPK, nilai kerugian negara yang tak dapat dipertanggung jawabkan terdakwa mencapai 169 juta rupiah.

Pada persidangan Rabu siang, JPU Kejari Tanjab Barat menghadirkan enam orang saksi. Para saksi diperiksa JPU Kejari Tanjab Barat di hadapan majelis hakim yang diketuai Hakim Morailam Purba, Hakim Adly dan Hakim Amir Azwan masing-masing hakim anggota. (Dedy Nurdin)

Baca juga: Ramalan Zodiak Karier untuk Besok, Leo Berada dalam Situasi yang Bagus

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta untuk Besok, Terjadi Masalah Komunikasi dengan Pasangan Aries

Baca juga: DPRD Provinsi Jambi Minta PUPR Jaga Jalan Tetap Fungsional di Tengah Minim Anggaran

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved