Rabu, 22 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

UMKM Jambi

Sanggar Batik di Kota Jambi Merambah Bisnis Edukasi

Mulai dari melukis pola sampai melakukan pewarnaan. Untuk pewarnaan Batik Rindani sengaja menggunakan pewarna

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Nani Rachmaini
Yon Rinaldi/tribunjambi
Sanggar Batik Merambah Bisnis Edukasi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Saat ini pengrajin batik tidak hanya fokus menghasilkan kualitas batik terbaik dan motif yang menarik saja untuk mendapatkan penghasilan.

Tapi juga sudah merambat ke segmen wisata edukasi untuk peserta didik yang ada di Kota Jambi.

Seperti sangar batik rindani yang hari ini kembali kedatangan peserta didik dari Tk dan Paud Darul Arifin Jambi.

Nisa kepala Sekolah Tk  dan Paud Darul Arifin Jambi kunjungan ke Batik Rindani ini merupakan bagian dari program muatan lokal yang ada di sekolahnya.

“Kita memilih batik agar anak-anak mengenal budaya daerahnya,” Ujarnya Sabtu ( 12/6/2021).

Lebih lanjut Nisa mengatakan dipilihnya batik rindani ini karena lokasinya yang masih di tengah Kota dan cukup aman dan kondusif.

“Kegiatan ini akan diadakan setiap tahun, jika batik rindani bersedia kita akan buat MOU untuk kegiatan setiap tahunya,” katanya.

Nisa mengenal Batik Rindani dari searching di google, di sana dia melihat banyak ulasan dan kegiatan yang dilakukan sanggar batik ini dalam memperkenalkan batik ke peserta didik.

Ida Maryanti pemilik sanggar batik Rindani mengatakan dia sering kedatangan peserta didik untuk mempelajari tentang batik, khususnya sebelum terjadinya pandemi covid 19.

“Stela maris, al-azhar, paud al fatih dan beberapa sekolah lainya juga sering berkunjung di sini,” ujarnya.

Ida mengatakan sangar Batik Rindani mendukung program pemerintah dalam mengenalkan sedini mungkin dalam mengenalkan Batik ke peserta didik.

“Sebisa mungkin kita buat menyenangkan agar anak-anak TK atau Paud senang belajar membatik,” Katanya.

“Dengan adanya program ini, secara tidak langsung dapat melestarikan batik Jambi,” tambahnya.

Ida juga membuka diri kepada setiap sekolah yang mau kunjungan ke sanggar batiknya miliknya.

Dia mengaku siap dan telah mempersiapkan sekitar lima team kerja untuk membimbing anak-anak agar mengenal dan mencintai baik.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved