Breaking News:

Kebakaran di Mendahara

Sehari Pasca Kebakaran di Menteng Tanjabtim, Bantuan untuk Korban Terus Berdatangan

Hingga siang ini sudah tercatat 139 rumah warga di Desa Menteng ludes dilalap si gao merah, pada kebakaran dahsyat yang terjadi Selasa Subuh tersebut.

Tribunjambi/Abdullah usman
123 Rumah Di 3 Rt Menjadi Puing Usai Dihantam Amukan Si Jago Merah Selasa Pagi 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Sehari pasca kebakaran di Desa Menteng, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjabtim beberapa bantuan mulai mengalir ke para korban terdampak.

Hingga siang ini sudah tercatat 139 rumah warga di Desa Menteng ludes dilalap si jago merah, pada kebakaran dahsyat yang terjadi Selasa Subuh tersebut.

Sebanyak 116 Kepala Keluarga KK harus kehilangan tempat tinggal mereka, dan terpaksa mengungsi di rumah para kerabat dan sanak saudara mereka.

Sehari pasca kebakaran hebat tersebut, beberapa bantuan mulai berdatangan bagi para korban bencana kebakaran. Mulai dari bantuan sembako, pakaian layak pakai hingga uang.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Tanjung Jabung Timur Rahmat Hidayat, mengatakan, untuk bantuan korban kebakaran yang terjadi di Desa Menteng sendiri mulai berdatangan bahkan kemarin juga sudah tercatat beberapa bantuan yang datang.

"Namun untuk data bantuan kita hanya mencatat bantuan yang datang ke BPBD saja, untuk bantuan langsung ke lokasi pihak Desa dan Kecamatan langsung yang mendata. Untuk perkiraan jumlahnya pasti sudah banyak, " tuturnya, Rabu (9/6/2021).

Lanjutnya, sehari pasca kebakaran di Menteng beberapa bantuan dari masyarakat mulai berdatangan ke Kantor BPBD, mulai dari pakaian dan sembako.

Hingga kini bantuan yang sudah terkumpul di BPBD Tanjabtim mulai berdatangan.

Tercatat ada pakaian bekas layak pakai dari masyarakat Kelurahan Rano, terdiri dari 24 kotak pakaian layak pakai, dan bantuan dari Hiswana Migas melalui Awaluddin sebanyak 50 dus mie instan, serta bantuan tabung gas 5,5 kg sebanyak 10 unit dari Pertamina Jambi.

"Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan barang dan sembako bisa langsung menyerahkan ke mendahara atau melalui BPBD. Kita selalu membuka dan setiap harinya akan langsung kita salurkan ke Mendahara, " jelas Rahmat.

Lanjutnya, BPBD Kabupaten sendiri menetap akan selama 14 hari status tanggap darurat terkait kasus kebakaran rumah padat penduduk di Kecamatan Menteng. Namun untuk bantuan pihaknya masih terus akan membuka hingga satu bulan kedepan.

Terkait posko darurat yang telah didirikan di lokasi, sebelumnya akan digunakan untuk pengungsi namun saat posko tersebut dialihkan untuk digunakan penampungan sementara bantuan yang berdatangan.

"Saat ini para korban lebih memilih mengungsi di rumah kerabat. Sehingga posko yang ada terpaksa kita alihkan, " pungkasnya.

Baca juga: Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Satlantas Polres Tebo Rutin Patroli Prokes

Baca juga: Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Tebo Sudah Mencapai 661 Kasus, Kematian 30 Orang

Baca juga: Walikota Jambi Kembali Lantik JPT, Administrator, dan Pengawas

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved