Breaking News:

Berita Tanjabtim

Perbaikan Jalan Provinsi Jambi di Tanjab Timur Ditargetkan Tahun Ini

Sampai kini, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Jambi masih belum melakukan pekerjaan jalan rusak di wilayah Tanjab Timur.

tribunjambi/abdullah usman
Ilustrasi. Kondisi jalan Muara Sabak-Rasau Kabupaten Tanjabtim beberapa waktu lalu 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Sampai kini, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Jambi masih belum melakukan pekerjaan jalan rusak di wilayah Tanjab Timur. Pasalnya jalan yang rusak parah tersebut, menjadi skala prioritas untuk menjadi jalan mantap tahun ini.

Ivan selaku Humas PUPR Provinsi Jambi mengatakan, belum diperbaikinya jalan ruas milik Provinsi Jambi di Kabupaten Tanjab Timur tersebut karena belum adanya pelaksanaan lelang.

“Kita masih menunggu proses lelang,” katanya, Rabu (9/6/2021).

Ketika proses lelang sudah dilakukan, ulas dia, perbaikan jalan tersebut bisa segera dilakukan.

Jalan Provinsi Jambi itu menjadi prioritas untuk diperbaiki di tahun ini. Dia tidak menampik kondisi jalan tersebut sudah sangat parah dan harus diperbaiki dengan cepat.

“Kita juga masih menunggu, tapi ini (jalan Tanjab Timur) tetap menjadi prioritas kita tahun ini,” ulasnya.

Sebelumnya, jalan tersebut telah dianggarkan sebesar Rp20 miliar untuk perbaikan atau pengerasan menjadi jalan mantap. Penganggaran itu dilakukan guna menciptakan mobilitas masyarakat dan kendaraan bisa berjalan dengan baik.

Untuk wilayah Tanjab Timur, panjang jalan yang akan diperbaiki ini kurang lebih mencapai 100 kilometer. Ini cukup panjang, namun akan dilakukan dengan bertahap, sehingga jalan tetap berfungsi dan arus lalu lintas juga bisa berjalan normal.

Informasi yang didapat, panjang jalan provinsi saat ini sekitar 1.032 kilometer.
Kondisi jalan mantap milik Provinsi Jambi juga belum banyak, secara total dia menyebutkan jlan mantap atau dengan kondisi baik sebesar 31,391 persen. Kemudian, untuk jalan sedang itu mencapai 45,425 persen.

Sedangkan untuk jalan yang rusak ringan mencapai 11,675 persen dan jalan yang mengalami rusak berat mencapai 11,510 persen.

“Kalau untuk jalan yang lainnya juga ada yang rusak, tapi kita akan dahulukan jalan yang ada di wilayah Tanjab Timur itu,” sebutnya.

Baca juga: Gerai Adila Snack and Food Bukan Hanya Sekedar Toko Oleh-oleh, Harga Mulai Rp 10 Ribuan

Baca juga: Gejala Awal Diabetes - Rasa Lapar Meningkat Tapi Kehilangan Berat Badan, Kerap Kesemutan

Baca juga: Kisah Bung Karno Saat Melewati Serangkaian Percobaan Pembunuhan Dirinya, Dilempar 5 Granat

Penulis: Mareza Sutan AJ
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved