Breaking News:

Berita Internasional

Filipina Bak Cari Keributan Sama Beijing Usai Panglima Bersenjatanya Datangi Laut China Selatan

Ya, Panglima Angkatan Bersenjata Filipina secara mendadak mengunjungi pulau yang diduduki negaranya di Laut China Selatan minggu ini.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Xinhua
Kapal Perang China yang kerap provokasi Filipina 

TRIBUNJAMBI.COM, MANILA - China bisa jadi berang usai Filipina menyentuh wilayah yang diklaim negara Komunis itu sebagai daerahnya.

Ya, Panglima Angkatan Bersenjata Filipina secara mendadak mengunjungi pulau yang diduduki negaranya di Laut China Selatan minggu ini.

Itu menjadi sebuah langkah yang bisa memicu ketegangan yang sudah meningkat antara Manila dan Beijing.

Selama kunjungan pada Senin (7 Juni), Panglima Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) Cirilito Sobejana turut memuji para prajurit atas peran yang mereka mainkan dalam melindungi penduduk pulau dan "menjaga wilayah negara" di jalur perairan yang strategis.

Pangkalan militer di Laut China Selatan.
Pangkalan militer di Laut China Selatan. (24h.com.vn)

Kunjungan dari Panglima AFP itu setelah protes diplomatik baru-baru ini yang Filipina layangkan atas apa yang mereka katakan sebagai kehadiran ilegal ratusan kapal "milisi maritim China" di dalam zona ekonomi eksklusif dan di dekat pulau-pulau yang didudukinya.

Para diplomat China juga mengatakan, bahwa kapal-kapal itu hanya berlindung dari laut yang ganas dan tidak ada milisi.

Perjalanan Sobejana ke Thitu, yang dikenal oleh orang Filipina sebagai Pag-asa, terjadi pada Senin, tetapi informasi itu baru AFP umumkan pada Rabu (9 Juni).

Thitu merupakan yang terbesar dari sembilan terumbu karang, beting, dan pulau yang Filipina duduki di Kepulauan Spratly, dan merupakan rumah bagi sejumlah kecil personel militer dan warga sipil.

"(Pasukan) semangatnya sangat tinggi, tingkat moral mereka tinggi terutama setelah kunjungan kami," ujar Sobejana kepada wartawan, Selasa malam, seperti dikutip Reuters.

Baca juga: China Dibuat AS Dongkol, Penerbang Mata-mata Negeri Paman Sam 75 Kali Beraksi di Laut China Selatan

Baca juga: Filipina Tuding Tiongkok Lakukan Aktivitas Ilegal di Wilayahnya yang Ada di Laut China Selatan

Baca juga: Pesawat Tempur China Latihan Tembak di Laut China Selatan, Analis Sebut Peningkatan Kesiapan Tempur

Dia juga ingin coba memeriksa pulau itu untuk mengawasi rencana untuk menjadikan wilayah itu pusat logistik guna membuat lebih mudah bagi aset Angkatan Laut Filipina yang melakukan patroli untuk mengisi bahan bakar.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved