Breaking News:

Berita Sarolangun

Anggota DPRD Sidak ke Pasar Atas Sarolangun, Beri Penjelasan Soal Naiknya Harga Sewa Kios Pemda

Bersama dengan dinas terkait para dewan dari berbagai komisi datang untuk melihat kondisi pasar saat ini dan mengecek 49 kios dipasar atas Sarolangun

Tribunjambi/Rifani
Anggota DPRD Sidak ke Pasar Atas Sarolangun, Beri Penjelasan Soal Naiknya Harga Sewa Kios Pemda 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Anggota DPRD Sarolangun sidak ke Pasar Atas Sarolangun.

Bersama dengan dinas terkait para dewan dari berbagai komisi datang untuk melihat kondisi pasar saat ini dan mengecek 49 kios dipasar atas Sarolangun milik Pemkab Sarolangun.

Dari amatan Tribun Jambi di lapangan, selain melihat kondisi pasar, dewan juga menanyakan soal harga sewa yang telah naik dan mengecek drainase yang sudah tidak berfungsi secara baik.

Ketua DPRD kabupaten Sarolangun, Tontawi Jauh mengatakan perihal turunnya kelokasi Dewan sarolangun yakni untuk mengklarifikasi soal harga sewa kios milik Pemda kabupaten Sarolangun yang harga sewanya naik.

"Kita klarifikasi dengan para penyewa kios, bahwa ini perda yang sudah ditetapkan oleh daerah antara eksekutif dengan legislatif," katanya saat ditemui dipasar Atas Sarolangun bersama rombongan, Rabu (9/6/2021).

Dikatakannya, setelah melakukan peninjauan dan bertanya dengan penyewa kios milik masyarakat biasa, hasilnya kios milik Pemda dan milik masyarakat biasa memiliki harga yang berbeda.

"Kalau masyarakat di harga 40, kios milik Pemda diharga 20 juta-an. Kita tinggal menetralisir isu yang ada di masyarakat, sehingga dapat diterapkan oleh kantor atau penagih uang sewa kios milik Pemda," katanya.

Dia menjelaskan harga sewa tersebut sudah ditentukan berdasarkan meter kios, dan luasan bangunan dari kios tersebut.

Menurut informasi yang di himpun Tribun Jambi, harga sewa kios milik Pemda dipasar atas tersebut secara umum dibandrol dengan harga 15 juta pertahun dan kini naik menjadi 20 juta pertahun.

Ketua DPRD juga menyebutkan, atas kenaikan harga sewa kios milik Pemda kabupaten Sarolangun tersebut ada yang menemui dirinya dan terkejut atas kenaikan harga sewa kios.

"Mereka terkejut dengan kondisi saat ini ekonomi sedang menurun kok harga sewa naik, Ini sudah kesepakatan," katanya.

Kenaikan tersebut juga, kata Tontawi itupun atas temuan dari badan pengawas keuangan (BPK). Atas temuan BPK tersebut, dimana harga sewa kios milik masyarakat pribadi dengan kios milik Pemda.

"Jadi Pemda memiliki pikiran untuk menaikkan harga sewa agar tidak nampak terlalu jauh perbandingan harga. Nanti kalau terlalu jauh orang- orang nanti ada kecemburuan sosial juga nanti," katanya.

Baca juga: Kenal di Game FF Siswi SMA di Jambi Nekat Jual Motor Orangtua dan Pergi ke Jakarta Temui Pujaan Hati

Baca juga: Perekrutan PPPK di Tebo Masih akan Dikaji, Ini Alasannya

Baca juga: Makanan Pantangan Penderita Gagal Ginjal, Ada Soda Berwarna Gelap dan Roti Gandum Utuh

Penulis: Rifani Halim
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved