Breaking News:

Berita Sarolangun

Pengeboran Minyak akan Dilakukan di Kecamatan Pelawan

Dirinya berharap agar mendukung proses kegiatan pengeboran sumur tersebut. Sebab ini proses awal

Penulis: Rifani Halim
Editor: Nani Rachmaini
Tribunjambi/rifani halim
Hilalatil Badri 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Wakil Bupati Sarolangun Hillalatil Badri, meminta kepada SKK-Migas dan seleraya Merangin dua agar memperhatikan lingkungan sosial. Selama proses pengeboran minyak di Desa Mekarsari Kecamatan Pelawan Kabupaten Sarolangun

Hillalatil Badri menyebutkan, lingkungan sosial sangat penting. Pasalnya dalam proses mobilisasi proses pengeboran tentu banyak aktivitas di desa tersebut, mulai pengangkutan alat dan sebagainya. 

"Lingkungan sekitar harus diprioritaskan, libatkan warga setempat dalam pengerjaannya." Katanya saat sosialisasi kegiatan pengeboran oleh SKK Migas dan PT. Seleraya Merangin Dua di Aula Bupati Sarolangun. 

Dalam perekrutan tenaga kerja. Dirinya meminta kepada SKK-Migas dan perusahaan agar merekrut potensi SDM yang ada di Kabupaten Sarolangun.

"Saat ini memang proses pengeboran, guna mengecek apakah ada potensi minyak atau tidak. Ketika sudah produksi, tolong perhatikan SDM yang ada di sarolangun khususnya," katanya.

Lanjutnya, dengan melibatkan tenaga kerja lokal, Akan sangat membantu. Pasalnya ditengah keadaan yang sulit dan kondisi pandemi yang belum usai, tentu banyak masyarakat yang membutuhkan pekerjaan.

"Kita sangat mendukung, karena ini juga membantu kita. Setidaknya tenaga kerja lokal bisa ikut andil disitu," katanya.

"Pekerjaannya yang sifat bisa dikerjakan oleh masyarakat kita, maka kita harapkan masyarakat bisa dilibatkan. Kecuali yang membutuhkan keahlian khusus," Katanya.

Disamping itu, terkait dengan fasilitas jalan transpoetasi selama pengerjaan pengeboran hingga produksi nanti. Dirinya menyarankan agar membuat jalan alternatif.

"Kalau lewat jalan disimpang pelawan, disitu kita ketahui padat penduduk. Takunya nanti akan menimbulkan konflik, entah itu disebabkan oleh debu dan sebagainya. Maka hal ini harus kita pikirkan agar ada jalan alternatif untuk proses mobilisasi minyak ke depan setelah diekplpitasi," jelasnya.

Dirinya berharap agar mendukung proses kegiatan pengeboran sumur tersebut. Sebab ini proses awal belum masuk ke tahap eksploitasi atau produksi. 

"Mohon kepala desa dan camat untuk mengkoordinir, agar proses kegiatan pengeboran ini bisa berjalan dengan lancar," katanya.

Baca juga: Kronologi Dept Collector Tewas Setelah Dihakimi Masa, Sempat Diteriaki Begal oleh Kreditor

Baca juga: Terungkap Potongan Tangan Manusia di Pal 10 Kota Jambi Ternyata Bagian Tubuh Korban Kecelakaan

Baca juga: Info Formasi Terbanyak dan Contoh Soal Materi Tes CPNS 2021 Bahan Latihan Jelang Tes Sebenarnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved