Breaking News:

Habis Minum Obat Kuat Istri Malah Nolak Bercinta, Malam-malam Pria di Pamulang Datangi Adik Ipar

KTM (27), pria warga Pamulang, Tangerang Selatan, ditetapkan sebagai tersangka kasus percobaan perkosaan.

Editor: Teguh Suprayitno
Istimewa via Tribun Bali
Seorang gadis berusia 18 tahun nyaris diperkosa kakak ipar. 

Habis Minum Obat Kuat Istri Tak Mau Melayani, Malam-malam Pria di Pamulang Datangi Adik Ipar

TRIBUNJAMBI.COM - KTM (27), pria warga Pamulang, Tangerang Selatan, ditetapkan sebagai tersangka kasus percobaan perkosaan.

Korbannya ternyata bukan orang lain, yakni AS (18) adik iparnya sendiri.

Aksi percobaan pemerkosaan itu terjadi di sebuah rumah kawasan Jalan Raya Pajajaran, Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (3/6/2021), malam.

"Sudah. Sudah kita tetapkan (sebagai tersangka)," kata Kanit Reskrim Polsek Pamulang, Iptu Iskandar saat dikonfirmasi, Sabtu (5/6/2021).

Tersangka dijerat Pasal 285 Juncto Pasal 35 KUHP tentang Percobaan Pemerkosaan dengan ancaman 12 tahun penjara.

"Kita jerat Pasal 285 Jo 35. Saat ini kasus telah dilimpahkan ke (Unit Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Tangsel," ujar Iskandar.

Baca juga: Ganjar Pranowo Kena Sindir, Politisi PDIP: Mbak Puan Capres, Mas yang dari Jateng Menteri Saja

Baca juga: Cak Imin Kembali Disorot, Bakal Duet dengan AHY di Pilpres 2024, Demokrat: Nasional dan Religius

Baca juga: Demokrat Mulai Komunikasi dengan PDIP Jelang Pilpres 2024 Tapi Bukan dengan Kubu Hasto, PDIP Pecah?

 

 

Percobaan pemerkosaan tersebut bermula ketika tersangka mendatangi rumah korban AS (18) pada Kamis (3/6/2021) malam.

KTM yang diketahui merupakan kakak ipar korban itu menemui AS lalu mengancam korban dengan senjata tajam agar mau melakukan hubungan badan.

Tersangka melakukan perbuatan keji terhadap korban karena efek obat kuat yang diminum sebelumnya, namun ditolak bercinta oleh sang istri.

"Si pelaku, dia membawa senjata tajam berupa golok kemudian memaksa untuk melakukan perbuatan. Lokasinya di rumah, dengan (rumah) korban berdekatan," kata Iskandar.

Namun, korban AS berhasil memberontak dan melarikan diri dan meminta pertolongan kepada warga sekitar, lalu melaporkan peristiwa itu kekepolisian.

ilustrasi pemerkosaan.
ilustrasi pemerkosaan. (istimewa via Tribun Batam.)

"Jadi pemerkosaan tersebut belum terjadi hanya upaya untuk melakukan pemerkosaan. Korban meloloskan diri, dan akhirnya berhasil meminta pertolongan warga setempat," ungkap Iskandar.

Polisi kemudian memeriksa lokasi dan mengamankan KTM di kediamannya. Petugas juga mengamankan barang bukti senjata tajam yang diduga dipakai pelaku untuk mengancam korban.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved