Hoe and Garden
Cara Menanam Bonggol Aglonema agar Tumbuh Subur, Beri Fungisida dan Vitamin B1
Cara menanam bonggol Aglonema untuk pemula. Menanam Aglonema bisa dari bonggolnya. untuk pemula pemula cara ini bisa diterapkan.
Setelah diberikan fungisida, kamu bisa semprotkan bonggol aglonema dengan B1, yang bertujuan untuk merangsang pertumbuhan akar dan tunasnya.
Sebelum disemprotkan B1, bersihkan terlebih dahulu bekas tangkai daun yang mati dan mengering, agar tidak menutupi mata tunas dan mata akarnya.
Semprotkan B1 ke seluruh bagian bonggol sampai basah, agar bonggol aglonema sehat, tidak stres, dan akarnya cepat keluar.
6. Tanam bonggol ke media tanam
Sehabis disemprotkan B1, bonggol aglonema bisa langsung dimasukkan ke dalam media tanam berupa campuran sekam dan tanah.
Perbandingan sekam dan tanah adalah 2:1, jadi lebih banyak sekamnya daripada tanah agar media tanam tidak terlalu padat, sehingga akar dan tunas nantinya tidak sulit untuk tumbuh.
Jangan menanam bonggol secara keseluruhan ke media tanam. Jadi, cara menanam bonggol ke media tanam adalah tidak membiarkan bonggol bagian atas tertutupi semua, agar bonggol bisa bernapas.
Baca juga: Penyebab Aglonema Busuk Batang, Bisa Karena Penyiraman Berlebihan
7. Siram dengan cairan fungisida
Siram cairan fungisida ke media tanam yang ditanam bonggol aglonema sampai benar-benar basah.
8. Sungkup dengan plastik bersih
Setelah disiram fungisida, langkah terakhir dalam menanam bonggol aglonema adalah sungkup (dikurung atau dibungkus) dengan plastik bersih selama satu minggu.
Setelah satu minggu, bonggol aglonema akan mengeluarkan tunas. Jadi selama seminggu, bonggol aglonema yang ditanam jangan diganggu, cukup ditaruh di tempat yang teduh.
Sumber: Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/aglonema-rotundum-aceh-tanaman-hias-yang-naik-daun-pada-bulan-april-2021.jpg)