Bu Dendy yang Sempat Labrak Pelakor Pakai Duit Kini Makin Sukses, Dituding Pesugihan: Sudah Milenial

Masih ingat dengan sosok Bu Dendy? Setelah melabrak pelakor dengan cara menyawer uang, kini Bu Dendy justru dituduh melakukan pesugihan karena sukses.

Editor: Rohmayana
instagram
Bu Dendy kini dituding pesugihan karena usahanya makin sukses dan ramai. 

TRIBUNJAMBI.COM -- Masih ingat dengan sosok Bu Dendy?

Nama Bu Dendy kini kembali menjadi perbincangan.

Setelah melabrak pelakor dengan cara menyawer uang, kini Bu Dendy justru dituduh melakukan pesugihan.

Tudingan itu bukan tanpa dasar.

Dari waktu ke waktu usaha Revi Solikah, nama asli Bu Deny, semakin sukses menjadi pengusaha.

Lewat akun Instagramnya, Bu Deny mencurahkan isi hatinya.

Bu Dendy menjawab tudingan miring bahwa dirinya melakukan pesugihan karena kini memiliki banyak harta.

"Banyak yang bilang daganganku kayak nggak selayaknya. 'Setiap hari ramai banget. Jangan-jangan pesugihannya cari ke selatan (Pantai Selatan)

Baca juga: Kemenkumham Beri Remisi Waisak ke Ribuan Napi se-Indonesia, di Jambi Ada 24 Napi Dapat Remisi

Ya tak jawab, 'aku nyari pesugihan tidak cuma ke selatan, ya ke timur, ke barat, dan ke utara juga. Ibaratnya kepala tak jadikan kaki, kaki jadi kepala'," kata Bu Dendy.

Ia masih tak habis pikir, zaman yang sudah modern malah masih berpikir ke hal mistis.

"Hla ya to, zaman sudah milenial mentalnya kok masih pesugihan," katanya.

Bu Dendy pun menjelaskan mengapa tempat usahanya selalu ramai dikunjungi pembeli.

Selain tempatnya yang bagusm rupanya harga makanan dan minuman yang dijual pun terbilang bersahabat.

"Sini, ini loh tak kasih tahu daganganku, nasi ayam geprek cuma 9 ribu, nyoklat klasik cuma 5 ribu, roti bakar cuma 6 ribu, banyozz gede banget cuma 5 ribu, minuman keju cuma 8 ribuan.

Ibaratnya kamu bawa uang 5 ribu saja udah bisa nongki syantik, santuy, plus bonus jeprat-jepret karena cafeku instagramable gaes," kata Bu Dendy.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved