Breaking News:

PDIP Lagi Panas, Gubernur Gorontalo Mendadak Temui Ganjar Pranowo, Ngaku Disarankan KPK

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi sorotan ditengah panasnya internal PDIP jelang Pilplres 2024.

Editor: Teguh Suprayitno
DOK. Humas Pemprov Jateng
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo tengah jadi perbincangan publik di tengah memanasnya internal PDIP Jelang Pilpres 2024. 

PDIP Lagi Panas Gubernur Gorontalo Mendadak Temui Ganjar Pranowo, Ngaku Disarankan KPK

TRIBUNJAMBI.COM - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo tengah jadi perbincangan publik di tengah memanasnya internal PDIP Jelang Pilpres 2024.

Banyak kalangan yang menilai, Ganjar Pranowo tengah bersaing dengan Puan Maharani, Putri Megawati di bursa Calon Presiden 2024 yang diusung PDIP.

Tengah situasi itu, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie datang ke Semarang untuk menemui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Selasa (25/5/2021).

Gubernur Rusli tak datang sendiri, ia turut mengajak sejumlah pejabat terasnya dari Gorontalo.

Namun tujuan kedatangannya bukan terkait PDIP yang tengah memanas, melainkan untuk belajar aplikasi pengadaan barang dan jasa bernama Blangkon Jateng.

Baca juga: Tokoh Nahdlatul Ulama Ini Ikut Geram, Ganjar Pranowo Disarankan Tinggalkan PDIP: Pindah Saja!

Baca juga: Puan Maharani Kalah Telak, Eletabilitas Ganjar Pranowo Teratas, Tapi Sikap PDIP Begini

Rusli mengaku mendapat saran dari anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Pahala Nainggolan, untuk mengunjungi jawa Tengah.

“Kemudian setelah diskusi itu, saya disarankan Pak Pahala Nainggolan (anggota KPK) belajar ke Pak Ganjar di Jawa Tengah, karena di sini sudah ada aplikasi yang menampung pengadaan barang/jasa bagi pelaku UMKM bernama Blangkon Jateng,” ucap Rusli dikutip dari jatengprov.go.id

Dilansir dari blangkonjateng.jatengprov.go.id, Blangkon Jateng merupakan aplikasi pengadaan langsung barang dan jasa secara elektronik.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie datang ke Semarang untuk menemui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Selasa (25/5/2021).
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie datang ke Semarang untuk menemui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Selasa (25/5/2021). (capture kompas tv)

Aplikasi tersebut untuk pengadaan barang dan jasa, khususnya produk UMKM, dengan anggaran tidak lebih dari Rp200 juta.

Setelah pertemuan itu, Rusli mengatakan akan mengaplikasikan program seperti Blangkon Jateng di Gorontalo. Sebab, di sana pengadaan barang dan jasa, seperti makan, minum, ATK, dan lainnya cukup banyak.

“Insyaalah akan kami terapkan di Gorontalo. Kami ingin menggunakan aplikasi ini agar lebih aman, dan tidak menimbulkan masalah ketika ada audit,” lanjutnya.

Sumber Kompas.tv

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved