Arisan Online

Ditipu Gadis Muda, Warga Jambi Lapor Polisi, Uang Rp 3 Miliar Dibawa Kabur Modusnya Arisan Online

Gadis muda berinisial D yang jadi admin arisan online diduga membawa kabur uang peserta arisan di Jambi yang nilainya mencapai Rp 1,1 miliar

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Teguh Suprayitno
Kolase/Tribunjambi.com/Istimewa
Penipuan dengan modus Arisan Online di Jambi 

Ditipu Gadis Muda, Warga Jambi Lapor Polisi, Uang Rp 3 Miliar Dibawa Kabur Modusnya Arisan Online 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI- Seorang warga Jambi mengaku jadi korban penipuan berkedok arisan online.

Ternyata ada seratusan warga lain yang juga tertipu akibat arisan online yang sama. 

Gadis muda berinisial D yang jadi admin arisan online diduga membawa kabur uang peserta arisan di Jambi yang nilainya mencapai Rp 1,1 miliar. 

Seorang warga yang ikut jadi korban arisan online itu mengaku ada 106 anggota arisan online di Jambi yang ikut tertipu.

Ia juga bilang jika korban dari arisan online tersebut tidak hanya berasal dari Jambi, melainkan dari sejumlah wilayah di Indonesia, mulai dari Jakarta, Sumatera Utara, Sumatera Barat hingga wilayah di Pulau Jawa.

Jumlah peserta arisan seluruhnya sebanya 202 orang, jika ditotal uang arisan yang dilarikan D mencapai Rp 3 miliar.

"Kalau total seluruh Indonesia mencapai Rp 3 miliar," katanya, saat dikonfirmasi Tribunjambi.com Jumat (21/5/2021) sore.

Baca juga: TNI-Polri dan KKB Papua Bertempur di Distrik Ilaga, Anak Buah Lekagak Talenggen Tewas Dijebol Peluru

Dia mengaku sudah beberapa kali mengikuti arisan online tersebut.

Namun selama itu ia masih menerima hasil yang sesuai, sehingga tidak merasa curiga dan tetap mengikuti arisan online tersebut.

Ia baru menyadari menjadi korban penipuan saat pihak arisan online mulai menunjukkan gelagat yang mencurigakan dan mencoba menghindar.

"Kalau aku kerugiannya Rp 24 juta bang," bilangnya.

Ilustrasi.
Ilustrasi. (SHUTTERSTOCK)

Akibat kejadian tersebut, ia mengaku telah membuat laporan ke Polda Jambi.

"Iya, saya sudah melapor ke Polda siang tadi, dan masih dalam tahap pengaduan, menunggu ada korban lainnya melapor" bilangnya.

Hingga berita ini diturunkan, tribun masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak Kepolisian atas dugaan kasus penipuan tersebut.

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved