Sosok Mohammad Deif Panglima Perang Hamas, 26 Tahun Diburu Israel, Tetap Hidup Meski Ditembak Rudal
Pasukan Brigade Al Qassam, sayap militer gerakan militan Palestina Hamas di Jalur Gaza menjadi momok menakutkan bagi zionis Israel.
Sosok Mohammad Deif Komandan Hamas 26 Tahun Diburu Israel, Tetap Hidup Meski Ditembak Rudal
TRIBUNJAMBI.COM- Pasukan Brigade Al Qassam, sayap militer gerakan militan Palestina Hamas di Jalur Gaza menjadi momok menakutkan bagi zionis Israel.
Perang militan Hamas dengan Israel terus berkecamuk.
Baru-baru ini Brigade Al Qassam menembakkan roketnya ke wilayah Israel yang menyebabkan kehancuran di wilayah itu. Namun sebagiannya dapat ditangkis oleh istem pertahanan Iron Dome.
Serangan bertubi-tubi yang dilancarkan Brigade Al Qassam telah memunculkan banyak pertanyataan bagi Israel, siapakah sosok sentral di balik serangan itu.
Brigade Al Qassam sebetulnya adalah para mujahidin terlatih yang siap jadi martir untuk mempertahankan Tanah Air dari penindasan Yahudi.
“Brigade Al Qassam melancarkan serangan rudal ke musuh di Yerusalem sebagai respons atas agresi terhadap kota suci,
juga penganiayaan terhadap orang-orang kami di Sheikh Jarrah dan Masjid Al Aqsa," kata Juru Bicara Brigade Al Qassam, Abu Ubaida, dikutip dari laman web Brigade Al Qassam, Jumat 14 Mei 2021.

Brigade Al Qassam atau lengkapnya Izzudin Al Qasam didirikan pada 1991.
Mula-mula dibentuk oleh Izz Ad Din (Izzudin) Al Qassam, seorang pendakwah di Palestina.
Pada 1930 dia mengorganisasi dan mendirikan Al Kaff Al Aswad (Black Hand),
organisasi militan yang menentang zionisme dan pemerintaah Inggris-Prancis di Levant.
Ketegangan Israel dan Palestina yang belakangan meningkat kembali mencuatkan tanda tanya
siapa sebenarnya sosok komandan perang Hamas yang kini dipimpin Mohammad Deif.
Sosok Mohammad Deif